Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat gerakan #KaburAjaDulu di media sosial?
Saya kira ini bukan gerakan ya, ini sekadar guyonannya anak-anak Gen-Z. Ini memang ada yang mencetuskan, tapi gerakannya yang mana. Kalau gerakan itu artinya banyak orang yang akan melakukan itu. Tapi, ini sebenarnya hanya suatu hastag.
Anda tidak masalah dengan hastag tersebut?
Tidak ada masalah. baik-baik saja. Tidak usah terlalu emosional, tidak usah terlalu melankolis. Wajar-wajar saja.
Baca juga : Charles Honoris: #KaburAjaDulu Perlu Direspons Secara Bijak
Kalau mau kabur, kabur saja. Nggak ada masalah. Cari kerja di negeri orang tidak gampang. Kalau kerja ke luar negeri, harus punya keahlian.
Peran Pemerintah terkait ini bagaimana?
Perlindungan warga negara tetap ada di Pemerintah. Kalau terjadi sesuatu, mereka larinya ke Pemerintah. Sebagaimana kejadian Pekerja Migran Indonesia (PMI) kita di Inggris. Setelah bekerja enam bulan atau beberapa bulan gitu, karena di kebun anggur sudah nggak musim, mereka akhirnya tidak bekerja lagi. Tidak punya pendapatan.
Ketika tidak punya pendapatan, mereka minta pulang. Siapa yang bertanggung jawab? Ya, Pemerintah. Mereka minta pertolongan kepada Menteri Luar Negeri. Jadi, menurut saya pribadi, tidak apa-apa kalau ada yang mau ke luar negeri.
Baca juga : Komdigi Tambah Proteksi Pengguna Gawai Android
Pejabat Pemerintah sudah ada yang merespons hal tersebut. Bagaimana pandangan Anda?
Nggak boleh juga bilang, "Ya sudah sana pergi, tidak usah balik-balik lagi". Tidak gitu juga kali jawabnya. Makanya, saya tegur pejabat itu. Saya bilang, kamu sekarang sudah jadi pejabat, mesti hati-hati menjawab aspirasi.
Seharusnya bagaimana sikap Pemerintah?
Santai-santai saja. Namanya orang mau kabur, masak kita larang. Tidak perlu juga bilang bahwa nasionalismenya di mana. Karena, itu hak pribadi.
Baca juga : Gerindra Kini Geser Banteng & Beringin
Menurut Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris, bekerja di luar negeri adalah hak setiap warga, ada tanggapan?
Iya, itu hak warga negara. Mau kerja di mana, mau kabur ke mana, ya tak apa-apa. Tapi, menjadi kewajiban negara kalau suatu hari warga negara kena masalah di luar negeri. Negara harus membantu. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 20 Februari 2025 dengan judul "#KaburAjaDulu Semakin Ramai Di Medsos, Cuma Guyonan Atau Serius Nih? Irma Suryani Chaniago: Bukan Gerakan, Cuma Guyonan Anak Gen-Z"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.