Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
#KaburAjaDulu Semakin Ramai Di Medsos, Cuma Guyonan Atau Serius Nih?
Charles Honoris: #KaburAjaDulu Perlu Direspons Secara Bijak
Kamis, 20 Februari 2025 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hastag atau tagar KaburAjaDulu meramaikan media sosial beberapa hari ini.
Tagar ini disebut mencerminkan kegelisahan terhadap kondisi ekonomi dan birokrasi di Indonesia. Ujung-ujungnya mendorong Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri.
Di media sosial X atau Twitter, banyak akun memposting tentang cara kerja di luar negeri, dan alasan mereka bekerja di luar negeri. Di akhir cuitan, mereka menuliskan #KaburAjaDulu.
Berdasarkan pengamatan Rakyat Merdeka, hingga Rabu sore (19/2/2025), lini Twitter masih ramai dengan cuitan dengan hastag #KaburAjaDulu. Meskipun hastag ini tidak masuk trending.
Baca juga : Komdigi Tambah Proteksi Pengguna Gawai Android
Tak hanya di Twitter, di TikTok pun ramai netizen mempostingvideo #KaburAjaDulu. Beberapa anggota masyarakat membuat video alasan mereka berkarier di luar negeri.
Seperti akun rsg yang menilai, pindah ke luar negeri bukan sesuatu yang buruk. Dia menyebut, banyak tokoh bangsa ini juga pernah tinggal di luar negeri. Postingan rsg ini ditonton 866 ribu kali, disukai 90,4 ribu dan mendapat 6.823 komentar.
#KaburAjaDulu semain ramai dibahas setelah pejabat mengomentarinya. Seperti Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebennezer (Noel) yang mempersilakan WNI jika ingin bekerja di luar negeri.
"Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi," kata Noel seraya tertawa di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Senin (17/2/2025).
Baca juga : Gerindra Kini Geser Banteng & Beringin
#KaburAjaDulu, menurut Anggota Komisi IX DPR Irma SuryaniChaniago, tidak perlu direspons berlebihan. Menurut dia, tidak apa-apa kalau ada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.
"Silakan saja. Tapi harus diingat, cari kerja di negara orang, tidak mudah," ujar politisi Partai NasDem ini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyatakan, Pemerintah harus merespons #KaburAjaDulu dengan bijak. Menurut dia, Pemerintah harus menjadikan hastag ini sebagai introspeksi dan evaluasi.
"Konstitusi mengatur, setiap warga negara berhak memilih pekerjaan yang adil dan layak. Termasuk, bekerja ke luar negeri,"ujar Charles.
Baca juga : DPW PKB Sulsel Salurkan Rp 107 Juta Ke Caleg Gagal
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara selengkapnya dengan Charles Honoris.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya