Sebelumnya
Bagaimana pandangan Anda mengenai wacana pemangkasan masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi dari 40 hari menjadi 30 hari?
Alhamdulillah, kami bersyukur wacana ini hidup lagi. Ini adalah usulan yang sudah kami perjuangkan sejak periode lalu. Saya dan BKS (Badan Kerjasama Antar Parlemen) selalu mengusulkan kepada Kementerian Agama agar memperjuangkan alternatif pemangkasan masa tinggal di Arab Saudi. Selain untuk efisiensi anggaran dan ongkos, kami yakin ini akan disetujui oleh jemaah.
Apa alasan Anda setuju dengan wacana ini?
Baca juga : Resmikan Kantor Baru Danantara, Prabowo Ditemani Gibran
Pelaksanaan haji itu sendiri tidak lebih dari dua minggu. Jika ditambah delapan sampai sepuluh hari di Madinah untuk arbain (Shalat 40 waktu) dan sekitar 20 hari di Makkah sebelum dan sesudah wukuf, 30 hari itu sudah lebih dari cukup.
Apa saja tantangan utama dalam merealisasikan pemangkasan masa tinggal ini?
Kemampuan melobi pihak Saudi. Alasan mereka tidak bisa memangkas masa tinggal selalu sama yakni bandara haji hanya ada dua, yaitu di Bandara Jeddah dan Madinah, sehingga antreannya panjang. Antrean panjang inilah yang berdampak pada masa tinggal yang panjang.
Baca juga : Selly Andriayani Gantina: Kita Ingin Kualitas Layanan Ditingkatkan
Apakah tidak ada opsi bandara lain di Arab Saudi yang bisa dimanfaatkan?
Sebenarnya bandara internasional bukan hanya Jeddah dan Madinah. Bahkan Bandara Jeddah sendiri punya dua bandara, yang lama dan yang baru. Di luar itu, ada bandara internasional di Yanbu, kota pantai antara Madinah dan Jeddah. Lalu ada bandara Qasim, antara Madinah dan Riyadh. Bahkan Bandara Taif juga sudah dipakai jemaah dari Asia Tengah sejak tahun lalu untuk haji khusus. Mestinya Indonesia bisa melobi agar jemaah kita juga bisa menggunakan bandara-bandara ini. Jika ketiga bandara itu bisa digunakan, alasan berlama-lama di Saudi karena bandara terbatas akan terjawab dengan sendirinya. Saya yakin Saudi akan menerima ini, mengingat Visi 2030 mereka menargetkan turis lebih banyak dan itu lebih mungkin kalau pintu masuknya beragam. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 1 Juli 2025 dengan judul "Demi Efisiensi, Masa Tinggal Jemaah Haji Di Arab Saudi Akan Dipangkas, Hidayat Nurwahid: Lamanya Tinggal Karena Antrean Yang Panjang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.