BREAKING NEWS
 

Rencana Pemerintah Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan, Layakkah?

Dimas P Wardhana: Ekonomi Lagi Sulit Bisa Bebani Rakyat

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Senin, 25 Agustus 2025 07:50 WIB
Dimas P Wardhana, Wakil Presiden Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FARKES) KSPI Bidang Hubungan Antar Lembaga. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Rencananya, Iuran BPJS Kesehatan akan naik di tahun 2026. Apa tanggapan Anda?

Kami dari KSPI, khususnya unsur FSP FARKES (Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan) KSPI, menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. 

Apa alasannya?

Kenaikan ini akan semakin membebani pekerja dan masyarakat, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit. 

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Dinaikkan Untuk Kategori Mampu

Pemerintah seharusnya fokus memperbaiki pelayanan dan memastikan pengelolaan BPJS Kesehatan lebih transparan, bukan dengan cara menaikkan iuran. 

Apa yang akan Anda dan teman-teman buruh akan lakukan?

KSPI bersama Jamkeswatch (salah satu lembaga pemantau jaminan kesehatan yang dibentuk KSPI) akan terus mengawal agar hak pekerja dan rakyat atas jaminan kesehatan tidak dikurangi.

Apakah buruh akan melakukan aksi juga?

Baca juga : Sekolah Rakyat, Kopdes, Dan MBG Menuai Pujian

Sebelum melakukan aksi, kami akan menggelar dialog dan advokasi kebijakan dengan mengirimkan surat resmi penolakan kepada Presiden, Menteri Kesehatan, dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Berikutnya, kami akan melakukan audiensi dengan DPR RI (Komisi IX) untuk mendesak pembatalan rencana kenaikan.

Kami juga akan menggalang opini publik melalui media sosial, pemberitaan, dan edukasi ke masyarakat tentang dampak kenaikan iuran. Serta meluncurkan petisi online untuk memperluas dukungan.

Bagaimana jika upaya tersebut diabaikan pemerintah?

Baca juga : Karding Ajak Pengusaha Jepang Perkuat Kemitraan

Jika dialog tidak direspons, buruh akan menggelar aksi unjuk rasa nasional di Kantor BPJS Kesehatan Pusat, Kementerian Kesehatan dan Istana Negara. Jadi, aksi adalah pilihan terakhir buruh. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 25 Agustus 2025 dengan judul "Rencana Pemerintah Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan, Layakkah? Dimas P Wardhana: Ekonomi Lagi Sulit Bisa Bebani Rakyat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense