BREAKING NEWS
 

Maksimalkan Pelayanan Haji, Kemenhaj Tambah Petugas Haji Dari Unsur TNI Dan Polri

Dahnil Anzar Simanjuntak: TNI Dan Polri Miliki Dedikasi Dan Disiplin

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 20 Januari 2026 07:15 WIB
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji Dan Umrah. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan langkah konkret untuk memastikan perlindungan dan pelayanan jemaah haji 2026 berjalan maksimal.

Salah satunya memperkuat barisan petugas haji dengan menambah personel dari unsur TNI dan Polri. Langkah Kemenhaj ini pun menjadi perbincangan.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pada penyelenggaraan haji di tahun-tahun sebelumnya, petugas haji yang berasal dari anggota TNI/Polri memiliki standar kedisiplinan dan dedikasi pelayanan yang sangat dibutuhkan di lapangan.

Baca juga : Dini Rahmania: Rekrutmennya Harus Transparan Dan Kompeten

"Menambah personel petugas haji dari TNI dan Polri adalah hasil evaluasi tahun ke tahun," ujar Dahnil, kepada Rakyat Merdeka, Senin (19/1/2026).

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan memastikan, adanya penambahan personel petugas haji dari unsur TNI dan Polri untuk musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Gus Irfan mengungkapkan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Tahun kemarin petugas dari TNI dan Polri ada 70 sekian, hari ini kita tambah menjadi 170 sekian," kata Gus Irfan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca juga : DPR Harap Pemda Percepat Penanganan Pascabencana

Penambahan ini, menurut Gus Irfan, bertujuan untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan terbaik dan perlindungan maksimal selama di Tanah Suci. Selain TNI-Polri, Gus Irfan juga memastikan adanya penambahan petugas dari tenaga kesehatan (nakes). Namun, dia tidak tahu persis berapa jumlahnya.

"Tenaga kesehatan ditambah. Angkanya belum tahu persis saya," tutur Gus Irfan.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR Dini Rahmania menyambut baik penambahan kuota petugas haji dari unsur TNI dan Polri. Namun, dia meminta penambahan tersebut harus sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga : Gibran Susuri Gang Sempit, Dengarkan Keluhan Warga

"Agar tidak tumpang tindih dengan tugas pelayanan haji, serta tidak mengurangi kuota petugas haji yang telah diatur dalam regulasi," ujar Dini Rahmania kepada Rakyat Merdeka, Senin (19/1/2026).

Untuk mengetahui penjelasan Dahnil Anzar Simanjuntak mengenai penambahan jumlah anggota TNI/Polri dalam petugas haji 2026, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense