Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cek Banjir Di Bekasi
Gibran Susuri Gang Sempit, Dengarkan Keluhan Warga
Selasa, 20 Januari 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengecek langsung kondisi banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/01/2026). Putra sulung Presiden ke-7 Jokowi ini ingin memastikan penanganan darurat berjalan dan kebutuhan warga terdampak benar-benar terpenuhi.
Gibran datang ke lokasi mengenakan kemeja biru lengan panjang, celana gelap dan sepatu bot karet warna hitam. Dia berjalan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat TNI, Polri, serta petugas penanggulangan bencana daerah.
Blusukan itu dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar Pemerintah hadir nyata saat bencana.
Gibran menyusuri gang-gang sempit permukiman yang masih tergenang air keruh kecoklatan yang tingginya di atas betis. Air mengalir pelan di antara rumah berdinding papan dan tembok. Lumpur terlihat menempel di teras rumah warga.
Baca juga : Muhaimin Ajak Filantropi Aktif Perangi Kemiskinan
Saat kunjungan itu, sejumlah warga menyapa dari ambang pintu-pintu rumah mereka. Ada yang menggendong anak-anak, ada pula lansia yang duduk menunggu bantuan. Sebagian warga memilih mengungsi ke lokasi yang sudah disiapkan, salah satunya masjid.
Di beberapa titik, Gibran berhenti menyapa warga. Dia menunduk, mendengar keluhan soal air yang belum surut dan perabot rumah yang terendam. Gibran meminta seluruh pimpinan daerah turun langsung ke lokasi.
“Bapak, ibu ya, ini pimpinan-pimpinan yang di sini harus turun ke lokasi semua,” ucap Gibran kepada warga, seraya berbicara kepada para pendampingnya.
Dia menegaskan, pendampingan warga harus dilakukan menyeluruh sejak masa darurat. Seluruh kebutuhan dasar warga dipastikan tersedia tanpa menunggu laporan berjenjang.
Baca juga : Demokrat NTB Ingin Pemilihan Ketua Berlangsung Aklamasi
Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya bersifat sementara. Pemerintah Daerah diminta menyiapkan langkah jangka panjang agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Terkait sungai tadi, ke depan perlu ada normalisasi. Ini tentu akan kita koordinasikan,” tegasnya.
Dia juga menaruh perhatian besar pada kelompok rentan. Gibran menegaskan lansia, anak-anak, ibu hamil dan penyandang disabilitas harus menjadi prioritas utama selama masa pengungsian.
“Kelompok rentan ini harus diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari terpenuhi, layanan kesehatan tersedia 24 jam,” kata mantan Wali Kota Solo ini.
Baca juga : Kader Gerindra Belajar Pelaporan Pajak Coretax
Dia juga meminta kebutuhan dasar lain segera dipenuhi. Air bersih, makanan dan pakaian bersih untuk anak-anak tidak boleh terlambat disalurkan.
“Kebutuhan seperti air bersih, makanan, hingga pakaian bersih untuk anak-anak segera kita penuhi,” janjinya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi menyampaikan kondisi terkini banjir. Hingga Senin, genangan masih terjadi di 15 kecamatan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya