Dark/Light Mode

Gelar Musda Bulan Depan 

Demokrat NTB Ingin Pemilihan Ketua Berlangsung Aklamasi

Selasa, 20 Januari 2026 06:45 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa. (Foto: Instagram/smr_ediastawa)
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa. (Foto: Instagram/smr_ediastawa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan kesiapan untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda), pada Februari mendatang. Mereka berharap, pemilihan Ketua DPD Demokrat NTB bisa berlangsung secara aklamasi, agar soliditas dan kaderisasi dapat berjalan dengan baik.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa menyatakan, DPP mengintruksikan Musda Partai Demokrat di seluruh Indonesia, selesai pada Februari 2026. Dia memastikan, pihaknya siap menggelar Musda sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. 

"Peraturan organisasi sebagai penjabaran dari AD/ART, sudah kami buat. Di bawah peraturan organisasi, ada juklak dan juknis. Itu untuk mengawal pelaksanaan Musda agar on the track, sesuai tujuan dan tidak menyisakan masalah," ujar Made Rai dalam keterangannya di Mataram, NTB, Minggu (18/1/2026) malam. 

Baca juga : Kader Gerindra Belajar Pelaporan Pajak Coretax

Dia menegaskan, ketertiban pelaksanaan Musda berkaitan erat dengan soliditas dan keberlangsungan partai. Menurutnya, kehilangan satu kader akan menjadi kerugian besar bagi Demokrat, sehingga proses musyawarah harus dilaksanakan secara tertib dan inklusif. 

"Satu kader saja meninggalkan Demokrat, itu kerugian besar. Satu kader utama bisa membawa beberapa konstituen. Itu yang tidak diinginkan oleh Partai Demokrat," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Made Rai menjelaskan, mekanisme penjaringan calon Ketua DPD Demokrat dilakukan secara bottom up, di mana pemilik suara dari tingkat bawah memberikan dukungan. Khusus di NTB, proses Musda tidak menunggu putusan inkrah. 

Baca juga : OTT Di Pati Dan Madiun, KPK Tangkap Bupati Dan Wali Kota

“Yang menunggu inkrah, hanya proses PAW. Itu diatur undang-undang (UU). Kalau Musda, disegerakan ketika kondisi Demokrat NTB sudah siap,” ucapnya. 

Made Rai menambahkan, para kader yang ingin maju sebagai calon Ketua DPD Demokrat NTB, harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya, mengantongi minimal 20 persen dukungan, dari seluruh pemilik suara. 

"Kalau sudah memenuhi, statusnya baru bakal calon," cetusnya. 

Baca juga : Sudah Dilaporkan Ke Polri, OJK Temukan PT DSI Lakukan 8 Pelanggaran

Namun, dia berharap, pemilihan ketua dalam Musda DPD Demokrat NTB, bisa berlangsung secara aklamasi. Sebab, sejumlah provinsi telah menyelesaikan Musda dengan mekanisme aklamasi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.