BREAKING NEWS
 

Aksi Remaja Siram Air Keras Bikin Geram, Alarm Keras Bagi Pemerintah, Sekolah, Lingkungan Dan Keluarga

Justin Adrian Untayana: Ketidaktegasan Gubernur Sangat Disayangkan

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Kamis, 12 Februari 2026 07:15 WIB
Justin Adrian Untayana, Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PSI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat insiden kekerasan remaja yang terjadi di Jakarta?

Menurut saya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak tegas terhadap kekerasan-kekerasan remaja yang terjadi selama ini. Pendekatan yang digadang-gadang humanis gagal mencegah terulangnya masalah-masalah seperti tawuran dan kini serangan dengan menggunakan air keras.

Menurut Anda pendekatannya kurang berhasil mencegah terjadinya kekerasan?

Ketidaktegasan Mas Pramono ini sangat disayangkan. Sudah ada pelajar yang lehernya ditebas, dan baru-baru ini pelajar menjadi korban siraman air keras, tapi masih bersikukuh dengan menggunakan pendekatan yang humanis, sepertinya Gubernur tidak peduli dengan terus berjatuhannya korban jiwa di kalangan warganya.

Baca juga : Rani Mauliani: Pendekatan Humanis Diimbangi Ketegasan

Kenapa Anda menilai pendekatan tersebut justru menjadi celah bagi pelaku kekerasan?

Karena pendekatan yang humanis ini, yang tidak menuntut tanggung jawab dari pelaku-pelaku kekerasan, insiden seperti kemarin itu bisa terjadi. Orang merasa bebas untuk berbuat semaunya saja karena merasa tidak ada konsekuensi yang nyata.

Apa tuntutan Anda terhadap Pemprov DKI terkait penanganan masalah ini?

Kejadian yang terakhir ini harus menjadi titik balik evaluasi Pemprov DKI Jakarta dalam menangani masalah-masalah kenakalan remaja yang tidak hanya terbatas kepada tawuran dan kekerasan saja, tetapi secara lebih luas lagi. Mas Pram harus melakukan evaluasi total.

Baca juga : Senayan Usul ASN Layanan Publik Dapat Kompensasi

Anda sempat menyinggung soal sanksi pencabutan bantuan sosial, bisa dijelaskan teknisnya?

Mulai sekarang, pelaku-pelaku kenakalan, terutama yang terlibat dalam tawuran, bansos keluarganya harus dicabut. Sudah terlalu lama kita membiarkan para keluarga yang tidak bertanggung jawab merasa aman dari konsekuensi atas tindakan-tindakan pidana anak-anaknya yang kerap terlindungi karena masalah umur.

Apakah perlu aturan untuk mengikat tanggung jawab ini?

Perlu ada Perda juga yang tidak hanya menyasar kepada kenakalan remaja, tapi juga tanggung jawab keluarga dalam pendidikan karakter anak. Bersamaan, Pemprov DKI perlu mengenakan sanksi-sanksi berat mulai dari denda sampai kurungan bagi para orang tua yang anaknya terlibat dalam tawuran. Tindakan tegas mendesak diperlukan tidak hanya semata untuk memberikan efek jera, tapi untuk melindungi warga lain, sekaligus untuk kita wariskan peradaban yang lebih bertanggung jawab di Jakarta. NNM

Baca juga : Kapolri Kawal Program Strategis Pemerintah

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 12 Februari 2026 dengan judul "Aksi Remaja Siram Air Keras Bikin Geram, Alarm Keras Bagi Pemerintah, Sekolah, Lingkungan Dan Keluarga, Justin Adrian Untayana: Ketidaktegasan Gubernur Sangat Disayangkan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense