BREAKING NEWS
 

Dampak Konflik Global, Harga Plastik Meroket

Ali Mahsum Atmo: UMKM Resah, Pemerintah Mesti Bergerak Cepat

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Sabtu, 11 April 2026 07:10 WIB
Ali Mahsum Atmo, Ketua Umum APKLI. FOTO: IG PRIBADI

RM.id  Rakyat Merdeka - Perang di Timur Tengah turut berdampak pada harga plastik di dalam negeri. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan melambung tinggi. Kondisi ini pun menjadi perhatian publik.

Ketua Umum Asosiasi Pelaku Kaki Lima (APKLI) Ali Mahsum Atmo mengungkapkan, pelaku UMKM saat ini semakin susah akibat lonjakan harga plastik. Dia mencontohkan, harga gelas plastik di Jambi dari Rp 20 ribu naik Rp 43 ribu (isi 50 gelas). "Di berbagai wilayah, yang pertama terdampak dan terberat adalah pelaku kaki lima, terutama terkait makanan dan minuman," ungkapnya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Baca juga : Komisi III Kaji Usulan Stop Peredaran Rokok Elektrik

Ali menuturkan, UMKM lain yang terdampak adalah warung kelontong. Sebab semua pembelian harus dengan plastik. "Namun saya bersyukur, kawan-kawan PKL UMKM ini tahan banting dan sudah sering menghadapi dan berada dalam situasi sulit," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, plastik di Indonesia terbagi dari dua sumber, yakni recycling atau daur ulang dan berasal dari impor. Menurut dia, dalam kondisi saat ini, plastik daur ulang tidak begitu berat bebannya, dibandingkan dengan plastik yang bersumber dari impor.

Baca juga : Menko Zulhas Dorong Hilirisasi Susu Nasional

"Masalahnya kalau bahan bakunya impor, itu pasti akan berurusan dengan situasi geopolitik, keamanan, dan ketertiban di dunia internasional," ujar Saleh kepada Rakyat Merdeka, Jumat (10/4/2026).

Untuk itu, dia mengusulkan, harus ada pemanfaatan plastik daur ulang secara maksimal. Dia menambahkan, plastik sebelumnya dianggap beban, karena sampahnya tidak bisa larut. Namun, kini sampah plastik justru menjadi idola.

Baca juga : KPK Telusuri Dugaan Suap Pengurusan Cukai

"Sebetulnya bisa dilakukan kampanye bagaimana agar plastik itu di-recycling dengan baik dan diberikan kepada perusahaan dan industri yang memerlukan," usulnya.

Untuk mengetahui lebih jauh pandangan dari Ali Mahsum Atmo mengenai kenaikan harga plastik, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense