Sebelumnya
Anda menyebut banyak anak terpapar judi online dan konten pornografi, bisa dijelaskan?
Dari data yang pernah disampaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), situasinya memang mengerikan. Ada sekitar 80 ribu anak usia 8 hingga 10 tahun terindikasi terdampak judi online.
Selain judi online?
Ada hampir 5 juta anak Indonesia terpapar konten pornografi di internet. Ini merupakan angka tertinggi di Asia. Selain itu, rata-rata anak menghabiskan waktu 5 hingga 7 jam per hari di depan layar, melampaui batas yang direkomendasikan.
Baca juga : DPR Tak Mau UU Pemilu Kembali Digugat Ke MK
Apa yang harus dilakukan Pemerintah terkait temuan ini?
Sebenarnya, Pemerintah sudah mengatur akses media sosial berdasarkan usia. Anak di bawah 16 tahun tidak diperbolehkan memiliki akun di platform digital tertentu.
Apakah itu berdampak?
Dari informasi yang saya terima, sejak diberlakukan, sekitar 780 ribu akun anak telah dinonaktifkan secara sistem. Jadi, kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan terhadap anak. Menurut saya, aturan ini memastikan anak siap dan aman ketika memasuki dunia digital.
Baca juga : Gibran Ajak Mama Papua Belanja Di Supermarket
Termasuk melindungi anak dari paparan judol dan pornografi?
Kebijakan ini ibarat “sabuk pengaman” bagi anak-anak saat berselancar di dunia digital. Namun, peran orang tua tetap krusial. Pembatasan harus diiringi dengan pendampingan. Orang tua perlu membangun komunikasi, memahami minat anak, serta menyediakan alternatif aktivitas seperti olahraga, membaca, atau kegiatan kreatif.
Jadi, orang tua juga harus terlibat agar anak tidak terpapar judol?
Banyak pihak sepakat bahwa PP Tunas bukanlah solusi tunggal. Diperlukan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan literasi digital bagi orang tua dan anak. Perlindungan anak di dunia digital bukan hanya soal membatasi akses, tetapi memastikan mereka tumbuh sehat secara fisik, mental, dan sosial. Dengan diberlakukannya PP Tunas, Pemerintah berharap dapat menekan berbagai risiko kejahatan digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan era digital di masa depan. NNM
Baca juga : KPK Sita Dolar Dan Emas Dari Safe Deposit Box Tersangka
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 23 April 2026 dengan judul "Jumlah Anak Terpapar Judol Dan Pornografi Sangat Mengkhawatirkan Jasra Putra: PP Tunas Jadi Sabuk Pengaman"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.