Dark/Light Mode

Kuartal I-2026 Lampaui Target

Realisasi Investasi Serap 706 Ribu Tenaga Kerja

Kamis, 23 April 2026 06:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.

RM.id  Rakyat Merdeka - Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I-2026 mencatatkan kinerja positif dengan melampaui target yang ditetapkan Pemerintah.

Dalam laporan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4/2026), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan, realisasi investasi kuartal I-2026 mencapai Rp 498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp 497 triliun.

Rosan menegaskan, capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang solid.

“Itu peningkatan 7,22 persen year on year (yoy). Realisasi investasi tersebut menyerap tenaga kerja Indonesia 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya,” ujar Rosan di laman presidenri.go.id, Rabu (22/4/2026).

Baca juga : Rano: DKI Akan Olah Sampah Jadi Listrik

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu menjelaskan, komposisi investasi menunjukkan keseimbangan antara investasi asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Investasi asing tercatat sebesar Rp 249,94 triliun, dengan distribusi wilayah relatif merata, yakni 50,37 persen di luar Jawa dan 49,63 persen di Jawa.

Menurut Rosan, tingginya minat investor asing terhadap Indonesia tetap terjaga, meski dunia tengah menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi.

Sementara, investasi dalam negeri tercatat sebesar Rp 248,85 triliun.

Baca juga : Inter Gila Patahkan Hati Como

“Capaian ini sesuai dengan yang kita rencanakan. Jumlah investasi yang masuk, baik dari luar maupun dalam negeri juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” kata Rosan.

Dia juga memaparkan tren peningkatan investasi nasional dalam jangka panjang.

Pada periode 2014–2024, total investasi tercatat sekitar Rp 9.100 triliun. Sementara target pada 2025–2029 meningkat menjadi lebih dari Rp 13.000 triliun.

“Peningkatannya memang cukup signifikan, tapi Alhamdulillah target-target itu masih tercapai. Kami harapkan ini bisa terus terjaga investasi ini,” jelasnya.

Baca juga : PM Takaichi Buka Keran Ekspor Senjata Jepang

Dari sisi sektor, investasi didominasi oleh industri logam dasar atau barang logam, termasuk pembangunan smelter. Selain itu, investasi juga mengalir ke sektor jasa lainnya seperti pertambangan, perumahan dan kawasan industri, transportasi, pergudangan, serta telekomunikasi.

Capaian ini menegaskan, Indonesia mampu menjaga stabilitas investasi sekaligus mendorong percepatan transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

“Di tengah ketidakpastian global, Indonesia tetap menunjukkan daya tarik sebagai destinasi investasi yang resilien, inklusif dan semakin kompetitif,” pungkas Rosan. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 23 April 2026 dengan judul "Kuartal I-2026 Lampaui Target Realisasi Investasi Serap 706 Ribu Tenaga Kerja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.