BREAKING NEWS
 

Universitas Pancasila Kukuhkan 6 Guru Besar, Pertahankan Akreditasi Unggul

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 12 Desember 2023 23:26 WIB
Pengukuhan enam guru besar Universitas Pancasila (Foto: Dok. UP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Pancasila (UP) mengukuhkan enam guru besar dalam upacara pengukuhan, di Gedung Serba Guna Universitas Pancasila, Jakarta, Selasa (12/12). Rektor Universitas Pancasila Prof Edie Toet Hendratno mengatakan, keenam guru besar yang baru diangkat ini memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang keilmuannya masing-masing dan telah menjalani proses seleksi yang ketat sesuai regulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“UP berhasil mempertahankan Akreditasi Unggul pada 5 Desember 2023. Keputusan ini tercantum dalam SK Kemendikbud Ristek Nomor 66/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/I/2023, yang berlaku hingga 20 Desember 2028. Predikat akreditasi Unggul dan juga pengukuhan guru besar mencerminkan komitmen Universitas Pancasila terhadap mutu pendidikan tinggi di Indonesia dan pengembangan sumber daya manusia unggul serta peningkatan kualitas penelitian di bidang berbagai disiplin ilmu,” jelas Edie Toet.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah (LLDikti) Wilayah 3, Prof Toni Toharudin memberikan apresiasi kepada UP terhadap pencapaian yang luar biasa sehingga bisa mempertahankan akreditasi unggul. Kata dia, hal ini menjadi tanda bahwa kualitas pendidikan UP sudah diakui dan UP menjadi salah satu kampus dengan guru besar terbanyak di DKI Jakarta.

Menurut Prof Toni, kehadiran guru besar sangat krusial karena menjadi penggerak utama dalam penelitian, dan pengembangan keilmuan. Guru besar adalah orang-orang pilihan yang kita harapkan dapat memberikan arah dan visi dalam pengembangan keilmuan, serta menjadi contoh yg mampu menginspirasi para dosen dan juga mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik.

Baca juga : Bamsoet Kukuhkan Saksi TPS Golkar 4 Kecamatan di Purbalingga

“Guru besar bukan hanya jabatan biasa, tapi juga panggilan sejarah untuk terus belajar, mengajar dan berinovasi, serta hadir dalam pembentukan karakter, moral dan etika generasi-generasi selanjutnya. Seorang guru besar juga harus terus menjalin jejaring dalam mengembangkan keilmuannya dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Semakin banyak guru besar maka semakin besar potensi berkontribusi bagi masyarakat dan kemajuan negara.” tambah Prof Toni.

Berikut adalah profil singkat dari masing-masing Guru Besar baru:

Adsense

Prof. Dr. Ir. Ismail, ST., MT.

Prof. Dr. Ir. Jonbi, MM., M.Si., MT.

Baca juga : Kepala BKKBN Kukuhkan Pj Gubernur Papua Selatan Bapak Asuh Anak Stunting

Prof. Dr. re. nat. Apt. Deni Rahmat, S.Si., M.Si.

Prof. Dr. Apt. Ni Made Dwi S, S.Si., M.Kes.

Prof. Dr. Ir. Budhi Muliawan Suyitno, IPM.

Prof. Dr. Adnan Hamid, SH., MH., MM.

Baca juga : Pj Bupati Apriyadi Kukuhkan 75 Model Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak

Salah satu guru besar perempuan, Ni Made Dwi, mengucapkan syukur karena berhasil meraih guru besar berkat penelitian terkait Kemajuan Terkini Penggunaan Herbal sebagai Adjuvan dengan Kemoterapi: Studi Farmakodinamik Komprehensif dalam Pengobatan Kanker.

Menurutnya, penelitian terkait herbal tidak hanya berhenti sampai disini, namun kedepannya perlu dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan atau kampus, Industri dan masyarakat, sehingga hasil penelitian ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kami menargetkan dalam 4 tahun hasil penelitian ini dapat dirasakan oleh masyarakat," tutup Ni Made Dwi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense