BREAKING NEWS
 

Bangun Ruang Kelas Darurat

PERSIS-Kemendikdasmen Sinergi Pulihkan Akses Pendidikan Korban Banjir Sumatera

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 6 Agustus 2026 20:18 WIB
PERSIS-Kemendikdasmen bersinergi membangun Ruang Kelas Darurat (RKD) di SMP Insani Sorkam, di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (4/8/2026). (Foto: Dok. PERSIS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipul Hayat, bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), K.H. Jeje Zainuddin, meninjau langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Senin (4/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen Prof. Atip meresmikan penggunaan Ruang Kelas Darurat (RKD) di SMP Insani Sorkam. Peresmian tersebut disaksikan Ketua Umum PP PERSIS, K.H. Jeje dan Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, K.H. Muhammad Nuh, sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan PERSIS dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan bagi para siswa yang terdampak bencana.

Prof. Atip mengatakan, pemulihan sekolah yang terdampak bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan yang bermutu dan inklusif. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memastikan setiap peserta didik tetap memperoleh hak atas pendidikan meskipun berada dalam situasi darurat.

“Ruang kelas darurat ini untuk menjaga dan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namanya juga darurat, tentu tidak boleh lama-lama. Ke depan, ini bisa ditingkatkan menjadi sekolah yang permanen,” kata Atip, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Baca juga : Wamen Fajar Dorong Kolaborasi Tekan Anak Tidak Sekolah di Jawa Barat

Ia menambahkan, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada keberlangsungan proses pembelajaran agar siswa tidak kehilangan kesempatan belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai langkah mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari itu turut didampingi Ketua PW PERSIS Sumatera Utara sekaligus Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, K.H. Muhammad Nuh. Rombongan juga disambut jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Ruang Kelas Darurat yang diresmikan merupakan hasil kolaborasi Kemendikdasmen bersama PERSIS sebagai solusi cepat untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat banjir.

Adsense

Ketua Umum PP PERSIS, K.H. Jeje Zainuddin, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik.

Baca juga : Reposisi Strategis BKPDM: Episentrum Perumusan Kebijakan Dikdasmen

“Pendidikan adalah pondasi besar dan utama untuk mempersiapkan putra-putri kita menjadi generasi penerus yang unggul di masa yang akan datang,” ujar K.H. Jeje.

Ketua PW PERSIS Sumatera Utara, K.H. Muhammad Nuh, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran Ruang Kelas Darurat menjadi solusi nyata agar hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kehadiran ruang kelas darurat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana," ujarnya.

Kepala SMP Insani Sorkam, Suryadi Sitanggang, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan pembangunan Ruang Kelas Darurat yang kini telah dimanfaatkan oleh para siswa untuk kembali belajar dengan lebih baik.

Baca juga : PERSIS Dukung Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kemendikdasmen RI dan PERSIS yang telah membangun ruang kelas darurat ini. Kemarin kami harus jauh menumpangkan siswa kami untuk belajar. Sekarang sudah tidak lagi berkat adanya RKD ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PD PERSIS Kota Medan sekaligus Koordinator Tim Pembangunan Ruang Kelas Darurat Sekolah Terdampak Bencana, Joko Imawan, menjelaskan bahwa kolaborasi antara PERSIS dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan di berbagai daerah yang terdampak bencana.

"Hingga saat ini telah berhasil dibangun 7 ruang kelas darurat yang telah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, pembangunan 18 ruang kelas darurat lainnya sedang berlangsung di Kabupaten Langkat, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan selanjutnya akan dilanjutkan di Kabupaten Pasaman." ungkap Joko.

Program pembangunan Ruang Kelas Darurat ini diharapkan menjadi solusi cepat dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan di daerah terdampak bencana. Melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan layanan pendidikan sehingga tetap inklusif, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense