BREAKING NEWS
 

Hadiri KTT Ke-34 ASEAN Di Bangkok

Jokowi Dorong Swasta Manfaatkan Perang Dagang

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 24 Juni 2019 07:55 WIB
Presiden Jokowi di acara rapat pleno KTT ke-34 Asean di Bangkok, Thailand, Minggu (23/6)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mendorong sektor swasta ASEAN agar terus mencari peluang di tengah perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di acara rapat pleno KTT ke-34 Asean di Bangkok, Thailand, kemarin.“Kalangan swasta ASEAN justru harus mencoba cari peluang sambil terus perkuat jejaring untuk memperkokoh integrasi,” ucap Presiden. 

Proses integrasi ekonomi, menurut Jokowi, memang tidak mudah di tengah tren unilateralisme. Oleh sebab itu, dirinya menyampaikan posisi Indonesia yang terus mendorong agar negara anggota ASEAN tetap berkomitmen terhadap penyelesaian negosiasi RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership). 

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin negara ASEAN yang hadir, Jokowi juga mendorong negara, pelaku usaha hingga masyarakat di ASEAN untuk bersatu dan bekerja sama memperkuat bangunan ekonomi negara-negara ASEAN agar tidak terimbas lebih parah oleh dampak negatif perang dagang. 

Baca juga : Awali Kegiatan di Bangkok, Jokowi Pimpin Pertemuan Bilateral

“Artinya, perdagangan intra ASEAN harus diperkuat, fasilitasi perdagangan menjadi lebih penting, dan UMKM diingatkan harus mendapatkan benefit dari integrasi ekonomi ASEAN,” kata dia, dikutip dari situs setkab.go.id, kemarin. 

Eks Walikota Solo itu menilai, perang dagang antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat China (RRC) saat ini sudah merembet kemana-mana dan dapat berdampak kepada stabilitas keamanan dan kesejahteraan kawasan. 

Adsense

Untuk itu, Jokowi mengingatkan perlunya upaya untuk memperkuat bangunan ekonomi dari negara ASEAN secara individual maupun secara kolektif mulai dari pelaku usaha, pihak swasta hingga masyarakat di ASEAN. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menambahkan, dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyatakan kerja sama dengan mitra ASEAN kedepannya menjadi lebih penting. Di tengah situasi dunia seperti saat ini, menurut Retno, Presiden juga menyatakan menjadi penting artinya ASEAN memiliki outlook mengenai masalah Indo Pasifik. 

Baca juga : Hadiri KTT ASEAN, Jokowi Terbang Ke Bangkok

“Outlook ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan Asean dalam menghormati perdamaian, budaya dialog, dan juga memperkokoh kerja sama,” kata Menlu Retno mengutip Jokowi. 

Menurut Retno, Indonesia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari negara anggota Asean dalam mengembangkan konsep Outlook Asean Indo Pasifik sekitar setahun yang lalu pada saat Indonesia mulai mempresentasikan konsep indo Pasifik ASEAN ini. 
Untuk diketahui, sebanyak 10 kepala negara/pemerintahan Asean sepakat mengadopsi Outlook ASEAN mengenai IndoPasifik yang diinisiasi Indonesia. 

“Tadi malam para menteri luar negeri membahas tersebut dan alhamdulillah Outlook ASEAN mengenai Indo Pasifik telah diadopsi oleh para pemimpin ¬ASEAN. Sekali lagi, Alhamdulillah ASEAN telah menyetujui Outlook Indo-Pasifik yang diinisiasi Indonesia,” ujar Retno. 

Ada lima hal utama terkait kesepakatan Indo-Pasifik. Pertama, mengenai latar belakang dan alasan kenapa diperlukan sebuah Outlook (wawasan) mengenai Indo-Pasifik. Poin kedua, mengenai key elements atau elemen-elemen yang paling penting di dalam outlook tersebut. 

Baca juga : Apa Benar Iran Siap Perang Dengan AS?

“Ketiga adalah tujuan. Tujuan dari outlook itu apa disebutkan. Keempat mengenai prinsip-prinsip yang dicantumkan di dalam outlook itu. Kelima adalah area kerja sama,” tegas Retno. [NOV]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense