RM.id Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, BUMN akan terus hadir dan membantu pekerja migran Indonesia (PMI). Sebagai bentuk dukungan penuh penciptaan lapangan kerja.
Upaya ini antara lain dilakukan dengan menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Hal ini disampaikan Erick, saat melepas 285 PMI ke Korea Selatan (Korsel) bersama Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Senin (6/6).
Baca juga : Ukraina-Rusia Masih Panas, Jokowi: Tak Boleh Ada Perang, Kita Harus Sinergi
“Sejak awal, saya dengan Pak Benny memberikan dorongan pendanaan dengan BNI, daripada terjebak lintah darat yang Pak Benny bilang mafia. Ketika pulang, mereka juga sudah terdaftar di data bank. Sehingga, nantinya bisa usaha sendiri," ujar Erick.
Wujud kehadiran BUMN hadir untuk PMI juga dapat dilihat dari inisiatif PT Angkasa Pura II dan Garuda Indonesia.
Kedua BUMN tersebut memberikan kemudahan dan kenyamanan dengan menyediakan PMI Lounge, sebagai jalur cepat keimigrasian khusus. Serta menyediakan penerbangan tambahan khusus, untuk memfasilitasi penerbangan PMI ke Korsel.
Baca juga : Kapolri: Tak Boleh Abai, Prokes Harus Tetap Kuat
"Jangan sampai, masyarakat kita jadi masyarakat kelas dua. Kita melayani asing luar biasa. Tapi masyarakat sendiri yang namanya pejuang devisa, tidak kita layani. Ada yang harus kita intervensi dan perbaiki,” tegas Erick.
Oleh karena itu, Erick sejak awal meminta AP II dan Garuda Indonesia memberikan pelayanan maksimal berupa jalur khusus dan juga lounge.
Menurut Erick, hal ini juga menjadi arahan dari Presiden Jokowi.
Baca juga : Ketua DPR: Perang Lawan Korupsi Tak Boleh Surut Di Tengah Pandemi
"Presiden katakan, negara harus hadir dan menjaga rakyatnya. Jangan sampai, kita menjadi negara yang menomorduakan bangsanya sendiri. Kita harus memastikan, bahwa nomor satu, kita melayani bangsa sendiri," tutur Erick.
Untuk sektor finansial pekerja migran Indonesia, kehadiran BUMN diwakili BNI. Hingga saat ini, BNI telah membuka rekening khusus senilai Rp 1,1 triliun untuk 181.000 pekerja migran Indonesia.
Erick menyebut, BNI telah menyalurkan Rp 816 miliar kepada 45 ribu KUR PMI sejak 2015. Hal ini mengantar BNI berkontribusi atas 95 persen penyaluran KUR nasional PMI.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.