BREAKING NEWS
 

Masuk Uji Klinis Fase Tiga

BUMN Buktikan Mampu Membuat Vaksin Covid

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 14 Juni 2022 07:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kedua kanan), Kepala BPOM RI Penny K Lukito (kedua kiri), Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir (kiri), dan Peneliti Utama Center Semarang Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Yeti (kanan) memberikan keterangan pers seusai peninjauan Uji Klinis Fase 3 Vaksin COVID-19 BUMN di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/6/2022). Vaksin COVID-19 BUMN kolaborasi PT Biofarma, Baylor College of Medicine, dan Eijkman menggunakan platform protein rekombinan sub-unit tersebut ditargetkan memperoleh Izin Edar Darurat (Emergency Use Authorization/UEA) pada Juli 2022 mendatang dengan persiapan kapasitas produksi sebesar 120 juta dosis per tahun. (ANTARA FOTO/Aji Styawan/YU).

 Sebelumnya 
Honesti diberi penugasan untuk mencari dan mempelajari bagaimana memproduksi vaksin sendiri di dalam negeri.

“Sekarang, kami masuk ke satu milestone yang sangat menentukan perkembangan industri kesehatan Indonesia. Ini merupakan vaksin yang diproduksi dari hulu ke hilir (up stream to down stream),” jelasnya.

Baca juga : Erick: BUMN Siap Produksi Massal Vaksin Covid

Saat ini, total kapasitas produksi vaksin Covid-19 made in Bio Farma mencapai 120 juta-400 juta dosis vaksin per tahun. Namun secara keseluruhan, total kapasitas produksinya lebih dari 3 miliar dosis untuk seluruh vaksin.

“Kami tidak berhenti di sini saja, tim research terus dikembangkan, juga untuk (penyakit) non Covid. Baik itu untuk vaksin maupun onkologi. Kami lakukan semuanya bertahap,” katanya.

Baca juga : Status Endemi Bukan Tujuan Akhir Covid-19

Ia menambahkan, pihaknyaakan membangun suatu fasilitas produksi baru tahun ini, yang berstandar Amerika Serikat (AS). Sehingga BUMN tidak hanya sebagai agent development, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara.

“Kami harus bisa comply (patuh atau mengikuti) dengan regulasi tertinggi di dunia. Sehingga produk kita bisa masuk ke pasar Eropa dan Amerika. Ini juga sebagai bagian dari tugas kami untuk go global,” tandasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense