Sebelumnya
Dia menginisiasi untuk menyelenggarakan pelatihan pembuatan sasirangan bagi penyandang disabilitas.
Hasil dari program ini adalah penyandang disabilitas dapat membuat berbagai macam produk sasirangan mulai dari kain sasirangan, kaos sasirangan, gaun sasirangan, jilbab sasirangan, dan sebagainya.
Tercatat sebanyak 1.178 UMK mendaftar untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) serta menyemarakkan gelaran Gernas BBI Kalsel yang digelar pekan lalu.
Baca juga : Mentan Ajak Perbankan Perkuat Pertanian Indonesia
Dari jumlah itu, terpilih 67 UMK terbaik yang telah dibekali bimtek seperti literasi digital, literasi keuangan, branding, hingga business matching. Puncak Gernas Kalsel dibuka Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (marves), Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (22/7) di Kawasan Siring 0 Km Banjarmasin.
Luhut dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan Gernas BBI yang dilakukan setiap bulan di berbagai daerah Indonesia telah mengangkat ekonomi daerah khususnya pada UMK.
“Gernas BBI ini menjadi salah satu penguatan ekonomi dalam negeri. Itu sebabnya tiap bulan kami bikin berpindah-pindah untuk membangunkan semangat,” katanya.
Baca juga : Black Star Siap Berjuang Di Grup
Gernas BBI menampilkan 650 produk UMK. Transaksi pada puncak acara itu mencapai Rp500 juta baik transaksi online maupun offline.
“Ada 600 UMK lebih yang terlibat kita harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalsel," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.
Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana mengatakan untuk gerakan meningkatkan kualitas UMK tidak berhenti saat acara selesai, pihaknya akan melanjutkan pembinaan sampai usaha UMK meningkat.
Baca juga : BP3MI Kalimantan Utara Fasilitasi Pemulangan 239 PMI Dari Malaysia
"Kami dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, masih punya pekerjaan untuk senantiasa mendampingi UMK, kami catat ada 67 UMK unggulan kemudian juga ada beberapa UMK yang ada di bidang kelautan dan perikanan," ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.