BREAKING NEWS
 

99 Group Rilis Data

Properti Kawasan Jabodetabek Jadi Incaran Utama Konsumen

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 30 Agustus 2022 01:41 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Masa pemulihan bisnis properti terjadi sepanjang semester I/2022. Mulai Januari hingga Juni 2022, data 99 Group mencatat fluktuasi minat kepemilikan properti terus membaik. Tercatat lokasi populer seperti Jakarta Selatan, masih jadi incaran konsumen.

Sedangkan Tangerang dan Bandung adalah area paling diminati di luar DKI Jakarta. Beranjak ke tipe dan harga properti yang diminati juga menunjukan tren menarik selama dua kuartal 2022 hingga Juli kemarin.

“Meskipun rumah tapak masih jadi primadona pilihan masyarakat saat membeli properti, apartemen juga mulai menunjukan kenaikan tren pertumbuhan positif," kata VP of Finance - Strategy and IR Role 99 Group Indonesia, Timothy Alamsyah dalam keterangan persnya dikutip Senin (29/8).

Tipe properti seperti apartemen bahkan mengalami kenaikan peminat yang sangat tinggi dibanding tahun sebelumnya. 99 Group menilai ada potensi baru dari kenaikan permintaan tanah atau lahan.

Baca juga : Telkom Dorong Digitalisasi Kelas Dunia Di Kawasan Ibu Kota Negara

Saat ini semakin banyak dicari konsumen adalah wilayah di Jabodetabek. Lebih dari 60 persen pencari properti di Indonesia selama 2022 mengincar wilayah tersebut.

Demografi pasar pencari properti turut memperlihatkan perubahan yang menarik. Sebagai daerah pusat ekonomi strategis, kawasan Jabodetabek masih keluar sebagai pilihan utama para pencari properti yang mencari rumah impian.

Berdasarkan indeks 99 Group melalui portal utamanya, Rumah123.com pada semester I/2022, sebanyak 62 persen pengguna Rumah123.com mencari properti di kawasan Jabodetabek. Dengan 31 persen di antaranya fokus di area Jakarta.

Dari segi harga, properti dengan yang dipasarkan di bawah Rp 400 juta sampai dengan Rp 1 miliar masih menjadi yang paling diminati oleh lebih dari 40 persen konsumen saat ini. Tren unik juga terjadi untuk properti di kisaran harga Rp 1-5 miliar yang mengalami pertumbuhan porsi minat.

Baca juga : Flash Coffee Targetkan Buka 6 Kedai Di Bandung

“Kenaikan permintaan di rentang harga Rp 1-5 miliar menjadi fenomena menarik. Banyak para pencari properti yang mulai melihat potensi investasi di hunian premium yang menjanjikan, khususnya selama pandemi yang membuat pasar tipe rumah ini sangat prospektif,” papar Timothy.

Adsense

Selain harga, survei konsumen 99 Group membuktikan bahwa faktor lokasi dan fasilitas masih jadi prioritas utama konsumen saat membeli properti.

Pembelian properti dengan metode kredit bank atau KPR masih jadi pilihan utama konsumen, dengan cash keras jadi alternatif lain yang cukup diminati.

Direktur MASGROUP Suwandi Tio menambahkan, untuk menarik perhatian konsumen, pihak developer bisa fokus untuk memberikan promo harga dan KPR.

Baca juga : H-2 Lebaran, 585 Ribu Kendaraan Keluar Jabodetabek Lewat Gerbang Tol Cikampek

"Baik berupa diskon maupun cashback. Sementara konsumen bisa memanfaatkan promo KPR dari developer yang bekerja sama dengan bank," tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense