RM.id Rakyat Merdeka - Investor menyambut positif rencana PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum Operating melantai di bursa saham. Sebab, bisnis aluminium dinilai memiliki prospek bagus.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memisahkan operasional bisnis (split off) Inalum Operating dengan Holding Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID).
Meski belum bisa dipastikan kapan rencana tersebut akan dilakukan, namun Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury meyakinkan, aksi korporasi tersebut harus dilakukan demi memperkuat MIND ID sebagai holding pertambangan.
Baca juga : DPRD Belum Kantongi Nama Pengganti Anies
“Split off ini lebih kepada MIND ID selaku holding yang membawahi Inalum. Nah, nanti Inalum akan melaksanakan kegiatan operasional sendiri,” jelasnya, di Jakarta, Kamis (23/9).
Mantan bos Garuda ini menjelaskan, saat ini MIND ID bersama Inalum masih menjadi satu institusi. Selanjutnya yang akan dilakukan, pembentukan holding baru. Nanti holding akan fokus pada pengelolaan keseluruhan kegiatan operasional sub-holding.
“Jadi, yang menjadi holding itu nanti naik ke atas, kemudian kegiatan operasionalnya ada di Inalum,” terang Pahala.
Baca juga : Garap Bisnis Wholesale, Bank Mandiri Andalkan Layanan Kopra
Menurut mantan bos Bank BTN ini, akan lebih mudah jika memisahkan holding di atas itu menjadi perusahaan yang baru. Sehingga operasional tetap berada di perusahaan yang lama. Kemudian holding baru nanti akan lebih mudah dibangun dan dibesarkan.
Lebih lanjut, Pahala membeberkan, bahwa tak menutup kemungkinan rencana tersebut berujung pada kegiatan pencatatan saham di pasar modal atau IPO (Initial Public Offering). “Tentu, dengan melihat kondisi pasar saham dan timing yang tepat,” yakin Pahala.
Karena saat ini, menurut Pahala, kondisi pasar belum kondusif. Sehingga masih dipertimbangkan kapan waktu yang pas untuk melakukan IPO untuk Inalum.
Baca juga : Jokowi Bagi bagi Sertifikat Tanah Di Kampung Mola
Manajemen Inalum mengamini rencana itu. Manajemen mengatakan, aksi korporasi split off ini akan dilakukan melalui upaya reorganisasi. Di mana Inalum nanti akan fokus pada operasional bisnis peleburan aluminium.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.