RM.id Rakyat Merdeka - Meski terjadi mati listrik di wilayah Jabodetabek, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tetap melayani nasabah. Operasional sebagian besar mesin ATM BNI di area yang terkena pemadaman listrik oleh PLN tetap berjalan normal. Saat ini, masih terdapat lebih dari 15.000 ATM BNI yang bisa melayani transaksi nasabah di seluruh Indonesia.
Baca juga : Mati Listrik Massal, YLKI Minta PLN Ganti Kerugian Riil Konsumen
BNI menganjurkan nasabah dan mitra setianya untuk menggunakan mesin-mesin ATM yang berada di dalam area kantor cabang BNI, karena memiliki cadangan daya yang memadai. Atau dapat menggunakan ATM BNI di area yang memiliki pasokan listrik gedung yang cukup. Seperti di mall, restoran, bandara atau area public services yang memiliki pasokan listrik genset.
Baca juga : Mati Listrik, Bank Mandiri Pastikan Layanan Utama Perbankan Berjalan Normal
BNI memastikan operasional ATM-ATM yang berada di luar Gedung Kantor Cabangnya (off branch) akan kembali normal, setelah pasokan listrik ke gedung pulih.
Baca juga : Mati Listrik Massal di Sebagian Jawa dan Bali, Layanan KRL Commuterline Terganggu
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna setia ATM BNI. Transaksi perbankan BNI masih dapat dilakukan melalui BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, dan BNI Internet Banking," kata Corporate Secretary BNI, Meiliana. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.