BREAKING NEWS
 

Gandeng Mitsubishi Estate

TASPEN Bangun Gedung Tertinggi Di Jakarta

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 1 Februari 2023 07:30 WIB
Dirut PT TASPEN (Persero) ANS Kosasih (tengah) bersama Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji (kiri) dan Dirut PT Taspen Properti Indonesia Bayu Setyo Utomo melihat desain dua menara Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman di Jakarta, Selasa (31/1/2023). PT Taspen (Persero) menggandeng pengembang asal Jepang PT Mitsubishi Estate Co untuk membangun kawasan superblok hijau bernilai investasi sebesar Rp10,6 triliun dengan dua menara setinggi 65 dan 75 lantai. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT TASPEN (Persero) berkolaborasi dengan perusahaan Jepang, Mitsubishi Estate Co, membangun gedung tertinggi di Jakarta. Total investasi yang akan digelontorkan untuk menggarap proyek ini mencapai Rp 10,6 triliun.

TASPEN menggarap proyek itu mengoptimalkan asetnya di Jalan Jenderal Sudirman Kav. 2, Jakarta Pusat.

Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih mengatakan, rpembangunan gedung ini sudah lama dinanti­kan. Proyek ini akan menjadi landmark terbesar di Jakarta, yang tidak ada tandingannya.

Baca juga : Bandara Sentani Jayapura Cetak Pergerakan Kargo Tertinggi di Angkasa Pura I

“Ini sudah kita tunggu lama sekali. Bukan karena kawasan­nya yang besar, (seluas) 3,3 hektar (Ha), tapi akan ada dua bangunan tertinggi di sini, 65 lantai atau 276 meter (m) dan 75 lantai atau 331 m yang be­lum pernah dibangun sebelum­nya,” ujar Kosasih dalam acara groundbreaking World Class Property Green Energy Super­block, Oasis Central Sudirman, di Jakarta, kemarin.

Proyek ini, lanjut Kosasih, akan dibangun dengan teknologi Jepang. Gedung anti gempa bumi dan mengusung konsep green energy.

Ia menuturkan, kerja sama ini, akan membawa Foreign Direct Investment (investasi lang­sung) dari Jepang ke Indonesia. Menurutnya, investasi pembangunan kawasan superblock ini sepenuhnya akan dikucurkan Mitsubishi Estate sebagai inves­tor utama dengan nilai investasi sebesar Rp 10,6 triliun.

Baca juga : Jangan Kampanye Di Tempat Ibadah!

“Ini (pembangunan) tidak pakai uang TASPEN sama seka­li. Betul-betul, dananya dari Jepang, TASPEN justru dapat uang,” katanya.

Sebab, paparnya, pembangunan ini menerapkan skema BOT (Build Operate Transfer). Di mana Mitsubishi Estate akan membayar sewa (lahan) selama 50 tahun ke TASPEN.

Adsense

“Setelah itu tanahnya akan ba­lik (ke TASPEN). Hanya waktu pembangunan, kami minta share. Meski semua dana dari Jepang, tapi kami masih ikut memiliki kepemilikan yang cukup signifi­kan dalam pengelolaan nanti. Share-nya 70:30, Jepang 70 (persen), kami 30,” bebernya.

Baca juga : Sondang Dukung Adhi Karya Bangun IKN Nusantara

Di tengah lesunya bisnis ruang kantor saat ini, Kosasih tetap optimistis, prospek ge­dung perkantoran tetap tinggi di masa depan.

Terlebih, pembangunan proyek ini tak hanya akan menjadi icon Indonesia. Tetapi menyerap sebanyak 5 ribu sampai 100 ribu tenaga kerja dan 170 industri pendukung. Serta, bisa meng­gerakkan roda perekonomian yang luar biasa dari satu mega proyek tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense