Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Nataru

Erick Pastikan, Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau Rakyat

Sabtu, 3 Desember 2022 08:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah, kiri) dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (tengah, kanan) saat mengecek harga bahan pokok di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/12). (Foto: Istimewa)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah, kiri) dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (tengah, kanan) saat mengecek harga bahan pokok di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/12). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) turun langsung mengecek ketersediaan bahan pokok ke Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/12). Demi memastikan harganya tetap terjangkau rakyat.

Erick menegaskan, BUMN harus ikut serta mengontrol harga kebutuhan pokok. Karena tak mungkin, kementerian bekerja sendiri-sendiri.

"Kita selalu mendukung kementerian lain, terutama Kementerian Perdagangan untuk memastikan harga-harga bahan pokok ini terkendali. Karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak," ujar Erick, Jumat (3/12).

Berita Terkait : Menteri Hadi: Kebijakan Jokowi Redistribusi Tanah Menguntungkan Rakyat

"Ini amanah yang diberikan Bapak Presiden kepada kami berdua. Kita turun bersama untuk mengecek langsung. Bukan cuma di belakang meja, menunggu data-data," tandasnya.

Erick menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengantisipasi lonjakan biaya. Terutama, yang terkait biaya transportasi antar daerah.

"Anggaran dua persen biaya tak terduga, bisa buat subsidi biaya distribusi," ujar Erick.

Berita Terkait : UKM Sahabat Sandi Gelar Sembako Murah Di Aceh

Senada dengan Erick, Zulhas menegaskan komitmen pemerintah, untuk berpihak pada kepentingan rakyat.

Karena itu, dia meminta kepada seluruh pihak, untuk mematuhi arahan pemerintah terkait persediaan bahan pokok.

Zulhas tak ingin  persoalan kelangkaan bahan pokok kembali terulang.

Berita Terkait : Jelang Nataru, Pemerintah Kudu Kendalikan Inflasi Pangan

"Saya tidak akan segan menyeret oknum-oknum ke jalur hukum, apabila ada pihak yang sengaja menimbun atau menggelapkan bahan kebutuhan pokok," tegas Ketua Umum PAN ini. ■