BREAKING NEWS
 

Laris Manis Dilirik Investor

Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Finance Oversubscribed Hingga 4,6 Kali

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 2 Februari 2023 16:04 WIB
CIMB Niaga Finance sukses mengantongi permintaan berlebih (oversubscribed) sebanyak 4,6 kali. (Foto: Dok. CIMB Niaga Finance)

 Sebelumnya 
Dijelaskan Ristiawan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dipergunakan sebagai penyertaan modal kerja pada kegiatan usaha pembiayaan syariah untuk kendaraan.

“Perseroan akan menyalurkan pembiayaan kendaraan kepada nasabah dengan akad murabahah,” terangnya.

Adsense

Dana yang terhimpun dari penawaran ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan Perseroan pada tahun 2023, melanjutkan tren positif perseroan yang selalu tumbuh positif baik dari kinerja aset maupun pendapatan dan keuntungan selama 3 tahun terakhir.

Baca juga : Terbitkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I, CIMB Niaga Finance Incar Tambahan Modal Rp 1 T

“CIMB Niaga Finance senantiasa melakukan inovasi dengan memberikan pelayanan terbaik melalui digitalisasi seiring perbaikan ekonomi terutama dari industri otomotif,” ungkap Ristiawan.

Oversubscribed Penawaran Umum Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar I CIMB Niaga Auto Finance Tahun 2023, turut ditopang oleh kinerja perusahaan yang tumbuh signifikan di tahun 2022.

CIMB Niaga Finance berhasil mencatat perolehan laba sebelum pajak (unaudited) atau profit before tax (PBT) sebesar Rp 420 miliar atau tumbuh 35,86 persen dibanding tahun 2021 sebesar Rp 309 miliar.

Baca juga : Laris Manis, Right Issue BSI Oversubscribed Hingga 1,4 Kali

Kinerja tersebut didukung kenaikan pembiayaan baru hingga akhir tahun 2022 yang mencapai Rp 7,9 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 38,82 persen dibanding total pembiayaan pada tahun 2021 sebesar Rp 5,7 triliun.

Dengan pertumbuhan pembiayaan baru tersebut, maka total aset kelolaan CIMB Niaga Finance mencapai Rp 9,2 triliun atau tumbuh sebesar 31,33 persen dari tahun 2021 yang sebesar Rp 7,0 triliun.

Rasio-rasio keuangan lainnya juga terjaga dengan baik, di mana pada tahun 2022, Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE) Perseroan masing-masing tercatat sebesar 6,68 persen dan 19,93 persen.

Baca juga : Laris Manis, Rights Issue BSI Oversubscribed 1,4 Kali

“Di tahun 2022, kami melakukan berbagai pengembangan digital yang berfokus pada peningkatan pelayanan nasabah,” kata Ristiawan.

Dengan menjalankan inovasi geotagging (fitur penanda tempat dengan mengaktifkan GPS pada smartphone pelanggan sehingga tidak perlu dilakukan survei manual), digital signature yang memungkinkan perjanjian kredit dilakukan secara digital, dan digital customer service di setiap cabang perseroan.

“Melalui berbagai inovasi digital yang dilakukan, CIMN Niaga Finance berharap dapat terus meningkatkan kinerja dan menjawab tantangan industri ke depannya,” pungkas Ristiawan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense