BREAKING NEWS
 

Dukung Kendalikan Perubahan Iklim, CCEP Gelar Aksi Kelola Sampah

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 7 Maret 2023 10:26 WIB
Aksi kelola sampah anorganik oleh warga sekitar pabrik CCEP Indonesia di Kabupaten Sumedang dalam program Desa Bestari. (Foto: Dok. CCEP Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tiap tanggal 21 Februari.

Peringatan ini sebagai upaya mencegah terjadinya kembali tragedi longsor yang terjadi di TPA Leuwigajah di Kota Cimahi pada 21 Februari 2005.

Menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, dalam satu hari volume sampah perorang mencapai 0,7 kg, di mana akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk.

Baca juga : Mendagri Ingatkan Pemda Buatkan Anggaran Antisipasi Bencana

Perlu kesadaran dan peran serta masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya, terutama dari skala rumah tangga.

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) sebagai perusahaan minuman berupaya untuk selalu memberikan kontribusi positif di pada komunitas dan lingkungan yang bersama-sama dengan warga di area sekitar pabrik.

Adsense

Antara lain pabrik yang berada di Kabupaten Bekasi dan Sumedang, mendukung penanganan pengurangan sampah dari sumbernya dengan melakukan kegiatan kelola sampah dan perubahan perilaku masyarakat.

Baca juga : Ekonomi Perubahan Iklim Perkuat Kolaborasi Pusat Dan Daerah

Dalam peringatan HPSN tahun ini, melalui program Desa Bestari CCEP Indonesia, perusahaan bersama warga sekitar pabrik di Kabupaten Bekasi melakukan panen kompos sejumlah 825 kg melalui kegiatan pendampingan pengelolaan sampah organik dengan sistem komposting.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan lomba bercerita pengelolaan sampah dari sumbernya dalam kehidupan sehari-hari, untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan warga akan pengelolaan sampah.

Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina menyampaikan, perusahaan berkomitmen untuk mengambil bagian berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan.

Baca juga : Kepala Daerah Kena Setrap

"Langkah tersebut merupakan “DNA” dari pengelolaan sampah di Indonesia secara komprehensif dan holistik melalui konsep Nona-Helix," ujar Lucia dalam keterangannya, Senin (6/2).

Penimbangan sampah anorganik juga dilakukan, dari warga sekitar pabrik Bekasi dan Sumedang berhasil mengumpulkan sampah anorganik total 602,6 kg, minyak jelantah 9,4 liter dan sampah organik 27,4 dari kawasan wisata Desa Taman Limo.

CCEP Indonesia juga menggelar webinar Fun Learning Studio Coca-Cola Forest (1/3) dalam rangka memperingati HPSN tahun ini yang bertemakan “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense