Sebelumnya
Monitoring mengenai standar gizi dan distribusi makanan menjadi hal yang krusial sebab tujuan utama dari program ini adalah penurunan angka stunting di Jakarta.
Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi anak usia di bawah 5 tahun (balita) stunting di Jakarta mencapai 14,8 persen pada 2022.
Artinya, sekitar 14 dari 100 balita di Ibu Kota memiliki tinggi badan di bawah rata-rata anak. Angka prevalensi tersebut menurun dibanding 2021, sekaligus mencapai level terbaiknya dalam tujuh tahun terakhir.
"Jakarta telah menghasilkan pencapaian bagus dalam penurunan stunting. Maka, dengan kolaborasi, baik itu pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah, private sector, dan seluruh pihak, kita berharap penurunan stunting di Jakarta ke depannya bisa menyentuh angka 0," tambah Lya.
Baca juga : Bakti Sosial Dharma Wanita Sarana Jaya Meriahkan HUT Ke-496 Jakarta
Dharma Wanita PAM Jaya, lanjut Lya, akan mengembangkan bantuan penurunan stunting ke lima wilayah administrasi Jakarta lainnya. Seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga ke Kepulauan Seribu.
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Ucu Jamilah mengapresiasi sinergi dan bantuan yang dilakukan Dharma Wanita PAM Jaya kepada pihaknya.
Diungkap Ucu, TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat juga telah bersinergi dengan 14 perusahaan yang telah menjadi orang tua asuh bagi balita stunting.
"Sesuai tagline kita saat ini, “Sukses Jakarta untuk Indonesia”. Maka, kesuksesan Jakarta dalam menghapus stunting, akan menjadi cerminan bagi Indonesia," ucap Ucu.
Baca juga : Gandeng Hirata, BSIP Maksimalkan Pembangunan SDG
Ucu menambahkan, saat ini stunting di Jakarta Pusat menurun dari 7,37 persen di tahun 2020 menjadi 2,97 persen di tahun 2021.
"Penurunan stunting sudah terlihat di Jakarta Pusat, namun masih ada. Maka, kita perlu memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat," tambah Ucu.
Program pengurangan stunting ini sejalan pilar program Corporate Social Responsibility (CSR) PAM Jaya, yakni Community Development.
Selain program ini, Dharma Wanita PAM Jaya juga menjalankan program lain yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.
Baca juga : Menko PMK Jadi Bapak Asuh Anak Stunting Di Kabupaten Lampung Utara
Bahkan, pada Desember 2022, Dharma Wanita PAM Jaya mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk "Donor Darah Secara Seri oleh Perempuan Anggota Komunitas Terbanyak".
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.