BREAKING NEWS
 

Perluas Kerja Sama Dengan KLHK

OJK Kebut Persiapan Perdagangan Karbon

Reporter : IRMA YULIA
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 20 Juli 2023 07:30 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kiri) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menunjukkan Nota Kesepahaman mengenai perdagangan karbon, yang ditandatangani keduanya di Jakarta, Selasa (18/7). Nota Kesepahaman tersebut akan menjadi landasan hukum pertukaran dan pemakaian data perdagangan karbon melalui SRN-PPI (Sistem Registri Nasional PengendalianPerubahan Iklim). (Foto: dok. OJK)

 Sebelumnya 
Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko menga­takan, keduanya menandatangani nota kesepahaman pada Kamis (13/7), sebagai dasar komunikasi, diskusi, serta kajian terkait kerja sama bisnis rendah karbon ini.

Yaitu meliputi pengembangan bisnis Green Hydrogen & Ammonia (Liquid Hydrogen), Biomethane, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), bisnis gas atau LNG (Liquefied Natural Gas) to Power Rendah Karbon, bisnis energi terbarukan.

Baca juga : Mak Ganjar Akselerasi Kemandirian Kaum Ibu Lewat Pelatihan Pembuatan Pizza

“Serta perdagangan karbon kredit,” kata Arief melalui siaran pers, Jumat (14/7).

Ia mencontohkan, salah satu proyek yang akan dikembangkan yakni biomethane, yang memiliki prospek positif di masa depan.

Baca juga : FTUI Meriahkan HUT Ke-59 Dengan Penyerahan Penghargaan Kepada Insan Berprestasi

Menurutnya, biomethane berpotensi menggantikan ba­han bakar minyak yang berasal dari fosil. Sekaligus mengatasi pencemaran lingkungan yang diakibatkan limbah cair minyak kelapa sawit.

Artinya, imbuh Arief, bi­omethane termasuk sebagai energi dengan bahan baku yang melimpah dan berkelanjutan. “Sehingga dapat diolah dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense