Sebelumnya
Menurutnya, setiap masyarakat terdampak akan memperoleh hunian tipe 45 di atas tanah seluas 200 meter persegi (m2).
Sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah bagi masyarakat di Kawasan Rempang, di masa yang akan datang putra-putri masyarakat terdampak akan diberikan beasiswa sekolah kejuruan yang sesuai.
Selain itu, bagi putra-putri yang memiliki potensi lebih, Pemerintah akan mendorong perusahaan BP Batam memfasilitasi beasiswa hingga ke luar negeri.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengapresiasi solusi yang ditawarkan Menteri Investasi/Kepala BKPM.
Baca juga : Tinjau Rencana Pengembangan Pulau Rempang, Bahlil: Kita Cari Solusi Terbaik
Ansar mengatakan, sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) belum berani menghadapi masyarakat yang menentang proyek ini karena belum adanya solusi terkait sumber biaya dan tempat relokasi.
Namun kini, pihaknya bisa lebih bernapas lega setelah memperoleh solusi dari Bahlil.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri langsung ke Batam dan memberikan solusi kepada masyarakat. Kami berterima kasih atas solusi yang baik dari Pak Menteri,” ucap Ansar.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga berterima kasih kepada Bahlil yang telah menyelesaikan persoalan Kawasan Rempang dengan memberikan solusi yang baik bagi semua pihak.
Baca juga : Kembangkan Potensi Diri, Santri Ganjar Gelar Pelatihan Public Speaking
“Pak Menteri telah menyampaikan akan membantu menyelesaikan persoalan ini. Asal Keppres (Keputusan Presiden) sudah keluar, maka kami sudah bisa mulai kerja,” ucap Rudi.
Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Pemerintah dalam mempercepat pengembangan Kawasan Rempang ini yakni dibentuknya tim task force. Tim ini akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan percepatan relokasi.
Untuk diketahui, Xinyi Group merupakan Perusahaan asal China yang bergerak di bidang pembuatan kaca dan panel surya.
Perusahaan ini sebelumnya telah memiliki pabrik kaca terintegrasi terbesar di dunia yang ada di China. Indonesia akan menjadi titik lokasi pabrik terbesar kedua.
Baca juga : BI DKI Jakarta Gelar Nyook Pake QRIS Di Mall Lippo Plaza Kramat Jati
Total investasi yang akan digelontorkan dari proyek di Kawasan Rempang ini sekitar 11,5 miliar dolar AS dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 35 ribu orang.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 16/8/2023 dengan judul Kebut Pembangunan Pabrik Kaca Di Rempang Batam, Bahlil Gelar Dialog, Kasih Solusi Warga Terdampak
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.