BREAKING NEWS
 

Menteri Teten: IB Summit 2023 Di Indonesia Jadi Tolak Ukur Negara-Negara ASEAN

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 25 Agustus 2023 21:26 WIB
Menkop UKM Teten Masduki kelima kanan di ASEAN Inclusive Business IB Summit di Nusa Dua Bali, Jumat (25/8). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
“Dari sisi kelembagaan di tingkat petani, di ASEAN sudah ada pengalaman dengan Indonesia, Thailand, dan India baik melalui koperasi maupun non-koperasi. Hal tersebut juga didukung dengan kebijakan Pemerintah di setiap negara,” kata Teten.

Kemudian dari sisi pembiayaan, di Indonesia dan negara di kawasan ASEAN sudah banyak lembaga pembiayaan mikro yang tersedia. Namun sayangnya, di tingkat middleman dalam hal ini adalah agregator seperti koperasi, masih sulit mendapatkan pembiayaan yang murah.

Adsense

Bantu UMKM Timor Leste

Di kesempatan yang sama, Menkop UKM juga melakukan bilateral meeting dengan Secretary of State for Cooperatives of Timor Leste Arsenio Pereira da Silva.

Baca juga : IB Summit 2023 Di Indonesia Hasilkan Rencana Aksi Nyata Bagi UMKM ASEAN

Pertemuan ini terkait perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Timor Leste sebelumnya, tentang kerja sama pengembangan perkoperasian dan UMKM di sektor pertanian dan kelautan di Timor Leste.

Teten mengatakan, Timor Leste memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Nusa Tenggara Timur (NTT), sehingga potensi pengembangan kerja sama dengan Timor Leste tak jauh berbeda dengan yang sudah dikembangkan di NTT. Mulai dari Sumber Daya Alam (SDA), maupun minyak dan gas (migas).

“Sementara dari sisi pembiayaan, nanti akan kami kerja samakan dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang sudah banyak tersedia di NTT, bahkan keinginannnya ingin terus diperlebar hingga tingkat internasional,” kata Teten.

Termasuk perbaikan di sisi pembiayaan, hingga pendampingan di mana produk-produk UMKM-nya harus memiliki standar sertifikasi agar bisa diterima market dan didistribusikan ke pasar ASEAN.

Baca juga : Ganjar Jajaki Potensi Kerja Sama Jateng Dengan Negara-Negara ASEAN

Sementara itu, Secretary of State for Cooperatives of Timor Leste Arsenio Pereira da Silva mengatakan, bersama Pemerintah Indonesia, pihaknya berkeinginan memperkuat kerja sama untuk peningkatan capacity building dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Indonesia ke Timor Leste.

“Kita minta bisa belajar banyak di Indonesia untuk fokus kepada sektor UMKM. Karena sesuai melalui forum ini juga, inisiatif untuk inklusif bisnis ini sangatlah penting. Terutama dalam membangun ekonomi kerakyatan terutama di Timor Leste. Kami melihat Indonesia kemajuannya sangat bagus, dan itu yang ingin kami pelajari,” ucap Arsenio.

Di Timor Leste, katanya, mereka baru memulai semacam kelompok usaha kecil untuk kerajinan dan food processing. Agar lebih berkualitas, maka dibutuhkan peningkatan untuk bisa menembus pasar di luar Timor Leste.

Arsenio menjelaskan, selama ini hampir 80 persen pihaknya melakukan impor.

Baca juga : Menteri Teten: Startup Inovatif Berwawasan Teknologi Percepat Indonesia Jadi Negara Maju

"Melalui kerja sama dengan Indonesia, diharapkan memberikan dampak bagi pasar lokal Timor Leste untuk mampu menyiapkan koperasi produksi, maupun koperasi pertanian. Paling tidak setingkat home industri dulu baru industri menengah, besar, industri dan kemudian ekspor,” kata Arsenio.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense