RM.id Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara melalui anak usahanya yakni PTPN IV menjalin kemitraan dalam pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) bersama reNIKOLA SDN BHD, salah satu perusahaan energi terbarukan asal Malaysia.
Kerja sama ini dilakukan dalam rangka mengakselerasi implementasi Environmental, Social, and Governance(ESG) di PTPN Group.
Baca juga : Senayan Dorong Bappenas Jadi Lembaga Berwibawa
Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno dan Direktur reNIKOLA SDN BHD Lim Beng Guan belum lama ini.
Dalam kerja sama ini, pengembangan CBG dari limbah cair hasil pengolahan kelapa sawit (POME) akan dilakukan oleh PTPN IV dan reNIKOLA berfokus pada 4 pabrik kelapa sawit (PKS) milik PTPN IV yakni, PKS Tinjowan, PKS Pulu Raja, PKS Dolok Sinumbah dan PKS Pabatu, yang berlokasi di Sumatera Utara.
Baca juga : RCEP Berperan Penting Dorong Integrasi Perekonomian Regional
Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno mengatakan, kerja sama tersebut merupakan inisiatif PTPN IV sebagai salah satu anak usaha PTPN III (Persero) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.