RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang musim tanam, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) mengecek kesiapan distribusi dan stok pupuk bersubsidi di Jawa Barat, Kamis (12/10).
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, mendampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Menteri Pertanian Arief Prasetyo, mengunjungi gudang dan sejumlah kios yang ada di Kabupaten Karawang.
“Dari kunjungan kita tadi, kesimpulannya adalah untuk pupuk baik subsidi maupun pupuk komersial itu tersedia di kios," ujar Arief, melalui siaran pers, Jumat (13/10).
Baca juga : Hadapi Musim Tanam, Plt Mentan Pastikan Stok Pupuk Mencukupi
Meski pupuk ada, Arief meminta Pupuk Indonesia, tetap menjaga ketersediaan stok pupuk bersubsidi maupun non subsidi untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam.
Arief juga menyampaikan, aplikasi i-Pubers akan digunakan oleh seluruh kios pupuk di Indonesia.
"Sebab, sistem digital ini bertujuan memudahkan petani dalam menebus pupuk bersubsidi di kios," ujar Arief.
Baca juga : Tenang, Stok Beras Aman
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menuturkan, pihaknya akan mendukung penuh upaya Kementan dalam penyediaan pupuk menjelang musim tanam.
Selain menyediakan pupuk bersubsidi sesuai alokasi pemerintah, pihaknya juga akan menjaga ketersediaan pupuk non-subsidi.
“Sepanjang jalan kami diberikan arahan yang sangat tegas, lugas dari pak Menteri untuk memastikan, ketersediaan pupuk di seluruh outlet kami baik pupuk subsidi maupun non subsidi. Itu menjadi komitmen kami untuk menyambut musim tanam,” ungkap Rahmad.
Baca juga : Aplikasi i-Pubers, Pupuk Indonesia Siap Tingkatkan Pelayanan Petani Nasional
Saat ini, stok pupuk bersubsidi mulai dari Gudang Lini I sampai Lini III tersedia sebanyak 1.442.553 ton. Sedangkan, stok per tanggal 10 Oktober 2023 setara dengan 263 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan Pemerintah. Rinciannya, kata Rahmad, urea sebanyak 941.712 ton, NPK 500.841 ton.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.