RM.id Rakyat Merdeka - Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengapresiasi sepeda motor listrik konversi karya siswa SMK Negeri 55 Jakarta pada Jakarta Innovation Day yang digelar pada 25-27 September 2023, di Balai Kota DKI Jakarta. Motor listrik konversi ELVIS atau Electric Vehicle Conversion merupakan program kerja sama SMK Negeri 55 Jakarta dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
"Teruslah berinovasi dan berkarya," ujar Heru, memberikan semangat kepada siswa dan guru saat mengunjungi booth SMKN 55 Jakarta, seperti keterangan tertulis PLN UID Jakarta Raya, Selasa (17/10).
Baca juga : Bangun Kawasan Komersil di Depok, Eko Town Kolaborasi dengan Baim Wong
Tahun 2022, PLN UID Jakarta Raya berkolaborasi dengan SMKN 55 Jakarta telah mengkonversi 5 motor BBM menjadi motor listrik. Tujuan program ini yaitu memberikan pengetahuan terhadap siswa terkait konversi motor listrik untuk mengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Mengangkat tema “Urban Innovation for Sustainable Jakarta", Jakarta Innovation Day dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh inovator, baik yang berasal dari masyarakat maupun pemerintah, termasuk SMKN 55 Jakarta dalam mendukung tujuan pembangunan Jakarta menjadi kota global yang berkelanjutan. Konversi motor listrik merupakan salah satu aspek dalam mendukung pemerintah dalam pencapaian Net Zero Emission 2060.
Baca juga : Menko Muhadjir Apresiasi Pensi Teater Khamisa SD Muhammadiyah 5 Jakarta
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik harus dikerjakan bersama melibatkan berbagai pihak, termasuk bidang pendidikan. PLN Peduli memberikan ruang bagi siswa SMK untuk mempelajari konversi kendaraan BBM menjadi listrik. Ia mengharapkan, siswa dapat turut andil pencapaian tujuan global dan Indonesia untuk pembangunan yang mengedepankan keberlanjutan.
Kepala SMKN 55 Jakarta Djamilah menjelaskan, program konversi motor listrik menarik minat banyak siswa sehingga dijadikan sebagai pelajaran intrakurikuler dengan harapan bisa dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah pada tahun depan.
Baca juga : Generasi Muda Didorong Jadi Garda Terdepan Pengusung Toleransi dan Perdamaian
"Alhamdulillah, tahun lalu kita diberi tantangan untuk konversi lima motor oleh PLN. Peralatannya juga masih ada sehingga bengkel pembelajarannya siap. Ditambah lagi siswa ini sangat semangat untuk belajar konversi motor listrik, maka kami menjadikan konversi motor listrik ini sebagai pelajaran intrakurikuler wajib," jelas Djamilah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.