BREAKING NEWS
 

Dukung Teknologi Ramah Lingkungan, Tata Logam Rilis Domus Fasttrack

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 2 November 2023 19:56 WIB
Vice Presiden Tata Logam Grup Stephanus Koeswandi (kedua kanan) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Opening Ceremony Konstruksi Indomesia 2023, Rabu (1/11/2023). (Foto: Dok Tata Logam Group)

 Sebelumnya 
"Menyiapkan generasi muda yang memiliki keahlian tinggi agar bisa memenuhi kebutuhan di sektor konstruksi yang berbasis digital dan berkelanjutan. “Indonesia terus membangun dengan menyiapkan standar tinggi,” ujar Airlangga.

Vice Presiden PT Tatalogam Lestari (Tatalogam Group), Stephanus Koeswandi menilai, ada dua hal yang harus menjadi catatan penting dalam menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan.

Yang pertama berkelanjutan dalam hal kelestarian lingkungan, dan yang kedua adalah berkelanjutan secara ekonomi. Kedua catatan penting ini menurutnya harus berjalan beriringan.

“Saya sangat setuju dengan upaya pembangunan berkelanjutan seperti yang disampaikan bapak Menteri Airlangga. Ada dua hal yang harus dicatat. Berkelanjutan secara ekonomi dan juga berkelanjutan untuk lingkungan," ujar Stephanus.

Adsense

Menurutnya, pihaknya tidak bisa mementingkan salah satunya saja. Jadi harus berjalan beriringan.

Baca juga : Mentan, Buatlah Program Prioritas Buat Masyarakat

"Dalam mengejar target zero emission 2050 dengan menghentikan roda perekonomian,” ujarnya.

Stephanus menyebut, pelaku usaha konstruksi harus terus berinovasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi agar pembangunan yang berkelanjutan, baik itu untuk lingkungan dan peningkatan perekonomian bisa terwujud.

"Inovasi-inovasi ini yang kemudian dipamerkan oleh Tatalogam Group dalam pameran Konstruksi Indonesia 2023 kali ini. Adapun salah satu inovasi yang terus mereka kembangkan adalah produk Domus Fasttrack," ujar Stephanus.

Domus Fasttrack merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan dengan teknologi canggih untuk berbagai aplikasi untuk perumahan dan bangunan yang mulai dari desain hingga proses manufakturnya menggunakan bahan baja lapis berkualitas tinggi produksi Tatalogam Lestari yang dipotong sesuai kebutuhan.

Teknologi ini menggunakan software yang terus di-update sehingga produk yang dihasilkan hampir tidak menyisakan limbah produksi.

Baca juga : Inovasi Teknologi PHE Diharap Makin Ramah Lingkungan

“Selain itu kami juga punya inovasi genteng metal warna yang dapat meredam panas sehingga dapat meminimalisir terjadinya Urban Heat Island, " ujar Stephanus.

Teknologi ini menurut Stephanus, melengkapi rumah dengan talang air atau gutter yang dapat menyalurkan air hujan dimana nanti masyarakat bisa menampung air ini di rumah masing-masing. Sehingga ketika musim kemarau semakin panjang, kita sudah punya teknologi untuk menyimpan air ini.

Inovasi Domus Fasttrack sendiri mendapat apresiasi dari Kementerian PUPR.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Rachman Arief Dinaputra mengatakan, inovasi Domus Fasttrack sudah terbukti mampu membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang perumahan.

Rachman menyebut, dengan teknologi canggih yang digunakan, pembangunan perumahan, khususnya di lokasi yang terdampak bencana jadi lebih cepat dan efisien.

Baca juga : Asal Usul Alam Semesta: Uap (2)

Menurutnya, teknologi Domus Fasttrack ini memang sudah digunakan oleh PUPR saat bencana di Cianjur, Sulawesi, dan lainnya. Intinya produk ini sudah akrab dengan PUPR.

"Kami berharap, Domus Fasttrack ini terus dikembangkan sehingga lebih aplikatif dengan kebutuhan PUPR, terutama untuk penyiapan rumah pasca bencana,” ujar Rachman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense