Sebelumnya
“Tapi bukan berarti bank-bank lain tidak terkena dampaknya. Pasti imbas rupiah melemah terjadi di sektor riil,” kata Paul kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurut Paul, pelemahan rupiah masih akan terjadi hingga jelang akhir tahun. Hal ini lantaran masih adanya ketidakpastian dari arah kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral AS, The Fed.
“Diperkirakan kenaikan suku bunga acuan BI itu tidak akan mendorong kenaikan suku bunga kredit perbankan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Baca juga : Maqdir Ismail: Penerapan Pidana Kasus Korupsi Harus Bijak
Likuiditas perbankan saat ini masih cukup tinggi. Hal itu tampak pada rasio alat likuid atau non-core deposit 118,50 persen, jauh di atas ambang batas 50 persen. Tak hanya itu, alat likuid atau Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat 26,49 persen, atau di atas ambang batas 10 persen.
Untuk itu, imbuh Paul, suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diharapkan tidak naik dalam waktu dekat. Salah satu alasannya, karena harga rumah bersubsidi sudah naik lebih dulu.
“Dengan demikian, masyarakat menengah ke bawah masih mampu menjangkau KPR bersubsidi,” jelas Paul.
Baca juga : Bantu Warga NTB, Relawan Sandi Gelar Bazar Sembako Murah Hanya Rp 5 Ribu
Di kesempatan berbeda, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae meyakini, dampak tren rupiah tak akan memengaruhi kinerja perbankan di Indonesia. Sebab, eksposur mata uang asing di bank rendah.
Berdasarkan data Agustus 2023, eksposur neto untuk foreign currency di perbankan yang dilihat dari rasio posisi devisa netto (PDN) tergolong rendah, yaitu sebesar 1,72 persen, jauh dari threshold sebesar 20 persen.
“Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa eksposur terbuka bank dalam valuta asing relatif rendah terhadap permodalan bank,” jelasnya.
Baca juga : Kasus Dugaan Pemerasan Diusut Polda, KPK Tetap Usut Korupsi Kementan
Selain itu, OJK maupun perbankan telah melakukan stress test secara rutin untuk mengetahui ketahanan perbankan, baik dari sisi solvency maupun likuiditas. Termasuk memperhitungkan faktor pelemahan rupiah.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 3/11/2023 dengan judul Waspadai Pergerakan Dolar AS, Perbankan Masih Kokoh Hadapi Rontoknya Rupiah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.