BREAKING NEWS
 

Sektor Otomotif Positif, Pertumbuhan Bisnis Dharma Polimetal Makin Moncer

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 15 November 2023 18:27 WIB
Pertumbuhan bisnis otomotif yang positif berdampak langsung terhadap industri komponen otomotif. Salah satunya PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertumbuhan bisnis otomotif yang positif berdampak langsung terhadap industri komponen otomotif. Salah satunya PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA).

Emiten manufaktur komponen otomotif ini mengalami penjualan yang moncer imbas positifnya bisnis otomotif.

PT Dharma Polimetal optimistis target pertumbuhan penjualan sebesar 25 persen pada 2023 akan dapat tercapai.

Presiden Direktur Dharma Polimetal Irianto Santoso mengungkapkan, penjualan perseroan saat ini konsisten tumbuh di atas target hingga kuartal III 2023. Sebab itu, Perseroan optimistis penjualan bakal ikut terkerek.

"Kami optimis pada kuartal IV 2023 ini DRMA akan kembali mencatatkan pertumbuhan penjualan yang positif. Oleh karenanya, kami optimis target pertumbuhan penjualan DRMA untuk tahun 2023 akan bisa dicapai,” kata Irianto dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Baca juga : Teknologi Biosoildam MA 11, Perubahan Signifikan Di Dunia Pertanian Indonesia

Dharma Polimetal terus mencatatkan kinerja yang solid, di mana penjualan meningkat 59,7 persen year on year atau YoY menjadi Rp 4,3 triliun pada periode sembilan bulan pertama 2023. Peningkatan penjualan tersebut antara lain didorong oleh keberhasilan Perseroan mendapatkan kepercayaan untuk menyuplai komponen model lain maupun mendapatkan klien baru.

Berkat peningkatan penjualan tersebut, DRMA berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 519,4 miliar, atau melonjak 107,8 persen YoY hingga September 2023.

Terus bertambahnya pabrikan mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang berencana masuk ke Indonesia dan memunculkan model mobil baru, juga akan mendorong peningkatan kebutuhan komponen mobil.

Oleh karena itu, Perseroan bersiap untuk memenuhi kebutuhan komponen kendaraan listrik dengan terus mengembangkan berbagai macam komponen kendaraan listrik. 

Adsense

Dia menuturkan, sebagai perwujudan dari komitmen perseroan untuk mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Tanah Air. Dharma Polimetal makin giat mengembangkan ekosistem pendukung kendaraan listrik, antara lain dengan mengembangkan baterai management system.

Baca juga : Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pembina Proklim Terbaik 5 Tahun Beruntun

Melalui anak perusahaan Perseroan, PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI), Dharma Polimetal telah memproduksi battery pack untuk kendaraan listrik baik untuk roda dua maupun roda tiga (2W, 2W swap, 3W, bicycle).

Dalam pengembangan battery management system tersebut, Perseroan telah menjalin kerja sama dengan beberapa merek roda dua listrik di Indonesia untuk mengembangkan swap system baterai kendaraan listrik roda dua.

Melalui kerja sama tersebut, DCI akan membuatkan battery swap station termasuk battery pack yang dapat digunakan oleh merek kendaraan listrik tersebut.

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mengumumkan kinerja perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023. Pada periode tersebut, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 345,86 miliar. Laba itu naik 140,81 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 143,62 miliar.

Lonjakan laba bersih itu didukung oleh penjualan Perseroan yang meningkat 72 persen YoY menjadi Rp 2,74 triliun dari Rp 1,59 triliun. Hal tersebut seiring dengan prospek pasar kendaraan roda empat yang semakin membesar serta didukung oleh potensi perkembangan industri kendaraan listrik di tanah air.

Baca juga : Jokowi Pede Hubungan RI Dan China Makin Kokoh

Penjualan Perseroan didominasi oleh segmen kendaraan roda dua sebesar 54 persen, sedangkan untuk segmen kendaraan roda empat berkontribusi sebesar 30 persen. Memperhatikan situasi pasar saat ini yang menunjukkan pertumbuhan yang pesat untuk kendaraan roda empat, itu juga tercermin dari total penjualan segmen roda empat DRMA bertumbuh sebesar 78 persen YoY pada semester 1 2023.

Selain dari kondisi pasar yang mendukung, ekosistem kendaraan listrik yang semakin berkembang akan berpotensi membuat segmen roda empat ini menjadi growth driver untuk DRMA ke depannya.

Ditambah inovasi dari DRMA yang tidak berhenti untuk melokalisasikan komponen otomotif yang belum diproduksi di Indonesia akan mendongkrak bisnis perusahaan. Sementara itu, Dharma Group telah mendapatkan kepercayaan dari salah satu merek besar di industri mobil di Indonesia untuk mengembangkan komponen paket baterai yang penting untuk kendaraan listrik (EV) mereka.

DRMA akan memasang Electro Dipping Line baru pada akhir tahun ini, yang sangat penting untuk produksi casing kemasan baterai. Sebagai perusahaan manufaktur, DRMA bertujuan untuk memproduksi komponen secara lokal, mengurangi ketergantungan pada impor dan berkontribusi pada kemajuan industri EV dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense