Sebelumnya
Pemerintah memberikan berbagai insentif dan kompensasi kepada korporasi yang berminat berinvestasi di IKN yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara.
Insentif dan kompensasi tersebut antara lain Pajak Penghasilan (PPh) badan sebesar nol persen selama 10 tahun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) impor sebesar nol persen, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar nol persen, Bea Masuk sebesar nol persen, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar nol persen selama 10 tahun.
Pembangunan IKN tak hanya menjanjikan kemajuan ekonomi, melainkan turut melestarikan lingkungan. Konsep kota pintar berwawasan lingkungan sebagai kota hutan menjadi prioritas, menandakan komitmen terhadap masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Baca juga : November 2023, Generali Indonesia Raih Jumlah Klaim Hingga Rp 1 Triliun
“IKN bukan sekadar kota, melainkan wujud visi Indonesia yang maju, inklusif dan berkelanjutan. Keterlibatan aktif investor menandakan semangat kolektif untuk mencapai tujuan Indonesia Emas 2045,” jelas Bambang.
Presiden Jokowi mengaku, sudah ada investor asing yang masuk ke IKN. Investor asing yang masuk itu bekerja sama dengan investor lokal untuk menanamkan modalnya dalam proyek-proyek pembangunan.
“Selama ini investor domestik berbondong-bondong. Sebetulnya investor dalam negeri itu sudah kerja sama dengan asing,” ujar Jokowi saat meninjau progres pembangunan Hotel Nusantara di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (20/12/2023).
Baca juga : Setoran Dividen BUMN Ke Kantong Negara Tembus Rp 81 Triliun
Jokowi tak merinci lebih jauh mengenai detail investor asing yang masuk ke proyek IKN.
Meski minat investasi positif, menurut Kepala Negara, perkembangan pembangunan sejumlah proyek di IKN harus dicek setiap bulan. Utamanya untuk pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan peletakan batu pertama.
Jokowi yakin, pembangunan sejumlah proyek yang ada di IKN saat ini menunjukkan semakin bertambahnya minat investor.
Baca juga : Terkesan Penurunan Deforestasi Indonesia, Norwegia Beri Rp 1,5 Triliun Ke KLHK
“Ini yang saya bilang setelah yang satu masuk, yang lain pasti berbondong-bondong,” tutupnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 22/12/2023 dengan judul Kantongi 330 Minat Investor, Realisasi Investasi IKN Tembus Rp 41,4 Triliun
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.