BREAKING NEWS
 

Standard Chartered Garap Peluang Besar Segmen Perbankan Ritel

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 18 Januari 2024 17:20 WIB
Vice Chairman ASEAN President Commissioner Indonesia, Standard Chartered Rino Donosepoetro. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Penyelenggaraan acara WoW juga turut mencerminkan komitmen berkelanjutan hal tersebut.

Adsense

Acara ini sekaligus menunjukkan keahlian dan kemampuan perusahaan, dalam mendukung nasabah Priority dan Priority Private dalam upaya pengelolaan kekayaan mereka dan dalam memperlihatkan peluang yang terdapat pada tahun pemilu di Indonesia.

“Kami berharap klien kami akan mendapatkan banyak manfaat saat  mereka mengelola kekayaan mereka selama tahun pemilu 2024,” kata Rino.

Sementara itu, Head of Consumer, Private, and Business Banking, Standard Chartered Indonesia Parag Dhingra menambahkan, Standard Chartered terus berupaya untuk secara konsisten menawarkan lini produk keuangan holistik.

Baca juga : Strategi Ganjar Dorong UMKM Naik Kelas, Duta Besar Jadi Pemasar Produk Lokal

Berorientasi gaya hidup, dan berpusat pada klien, yang memungkinkan Standard Chartered untuk semakin berasimilasi ke dalam kehidupan nasabahnya sebagai mitra terpercaya, untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka di setiap tahap kehidupan, baik Hari Ini, Hari Esok, dan Selamanya.

“Seluruh produk dan layanan Standard Chartered dapat diakses oleh para nasabah kami melalui kantor cabang kami di 6 kota besar di Indonesia, yang didukung oleh para relationship manager (RM) kami yang berpengalaman dan bersertifikasi,” ucapnya.

Lebih lanjut Parag menjelaskan, Para nasabah Priority Private juga akan selalu diberikan kemudahan saat mengunjungi Priority Private Lounge eksklusif kami di Pondok Indah, Jakarta dan Surabaya serta di sky lounge terbaru kami di Lantai 23 gedung World Trade Center 2.

“Selain itu, para klien kami juga dapat terus menikmati kemudahan transaksi investasi lewat layanan Online Mutual Funds serta Retail Bonds Online lewat aplikasi SCmobile,” jelas Parag.

Baca juga : Wapres Sambut Baik Peluang Kerja Sama Sertifikasi Halal RI-Vietnam

Sementara itu, dalam keynote speech yang disampaikan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan, Pemerintah terus memitigasi berbagai tantangan global dengan menjaga daya beli, peningkatan investasi, dan menjaga stabilitas makro ekonomi.

“Kinerja ekonomi kita menjadi peluang untuk menjaga pertumbuhan dan ketahanan ekonomi. Ekonomi kita masih mampu untuk mencapai 5 persen di tahun 2023, dan di tahun 2024 sekitar 5,2 persen,” katanya.

Kemudian, inflasi masih bisa dijaga di level rendah di 2,61 persen di bulan Desember 2023. Pengangguran juga turun ke 5,32 persen dan jumlah orang bekerja bertambah menjadi 139,85 juta di bulan Agustus 2023.

Dalam ajang WoW adalah laporan Global Market Outlook 2024 yang belum lama ini dikeluarkan Wealth Management Chief Investment Office (CIO) Standard Chartered, membeberkan strategi investasinya untuk tahun ini. Yakni, dengan mempertimbangkan bahwa perekonomian Amerika Serikat dan negara-negara besar lainnya kemungkinan akan mengalami perlambatan pertumbuhan serta penurunan inflasi pada 2024.

Baca juga : Tanggapi Ganjar, Partai Garuda: Pesawat Bekas Beda Dengan Pesawat Rusak!

CIO percaya bahwa, investasi pada 2024 kemungkinan besar akan diwarnai aktivitas untuk menyeimbangkan perkembangan skenario makro dan mengidentifikasi sektor, risiko/imbalan kelas aset tampak menarik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense