BREAKING NEWS
 

PLN: Teknologi Punya Peran Penting Dorong Transisi Energi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 11 Maret 2024 07:57 WIB
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi (kedua kanan) saat menyampaikan upaya dan inovasi transisi energi yang dilakukan PLN pada diskusi Road to PLN Investment Days 2024 bertema “Powering the Future: Sustainable Energy Transformation for Indonesia 2024” didampingi oleh Executive Director CSIS Yose Rizal Damuri (kedua kiri), Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar (tengah), dan Akademik Pusat Studi Energi Universitas Gajah Mada Deendarlianto (kanan).(Dok. PLN)

 Sebelumnya 
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Wanhar mengatakan bahwa dalam upaya mewujudkan transisi energi diperlukan sebuah kolaborasi antara semua pihak.

“Jadi memang harus ada suatu sinergi terus-menerus, sustainable gitu ya. Kita harapkan PLN bersama dengan Pemerintah terus bergandengan tangan” ungkap Wanhar.

Adsense

Wanhar juga mengatakan Pemerintah terus membangun iklim investasi yang baik sehingga upaya transisi energi bisa berjalan baik dan cepat, antara lain melalui penerbitan regulasi seperti Perpres 112/2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik dan Permen ESDM 12/2023 tentang Pemanfaatan Bahan Bakar Biomassa sebagai Campuran Bahan Bakar pada PLTU.

Baca juga : Menag: Jaga Toleransi

"Kami Pemerintah bersama dengan stakeholder lain mendorong percepatan transisi energi dengan berbagai regulasi. Regulasi ini diharapkan bisa menyerap investasi dan juga mendorong pertumbuhan industri," tambah Wanhar.

Selain itu, Wanhar menambahkan bahwa implementasi co-firing merupakan pilihan terbaik untuk menghasilkan energi listrik.

Pemanfaatan sumber daya energi terbarukan bersama dengan bahan bakar konvensional untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan.

Baca juga : Teknologi AI yang dibenamkan di Galaxy S24, Dorong Produktivitas Generasi Muda

"PLN telah mempersiapkan PLTU untuk menggunakan co-firing. Saat ini PLN telah menggunakan co-firing dengan biomassa, wood chip, sudas, dan cangkang kelapa sawit,” ungkapnya.

Akademik Pusat Studi Energi Universitas Gajah Mada (UGM) Deendarlianto mengatakan di UGM, pihaknya berusaha untuk melakukan riset mendalam mengenai angka tersebut.

Kata dia, UGM membangun sebuah model penurunan emisi di bidang energi dengan menggunakan 3 parameter utama.

Baca juga : UBL Gelar Tenis Meja Antar Pelajar, Pemenang Dapat Beasiswa

“Biaya untuk membersihkan CO2 serta seberapa besar impact untuk industrialisasi dengan menggunakan penurunan shock CO2 ternyata menarik sekali. Angkanya menunjukkan keterkaitan antara peran teknologi dan juga pengembangan ekonomi menuju transisi energi berhubungan secara positif,” ungkapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense