RM.id Rakyat Merdeka - Kehadiran Starlink di Tanah Air, disebut-sebut akan menjadi pesaing PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dalam menyediakan layanan internet. Namun demikian, persaingan itu diyakini memberikan dampak positif, baik untuk masyarakat maupun perusahaan pelat merah tersebut.
Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, dengan semakin banyak pilihan operator internet, maka semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan sinyal internet cepat.
“Harapan saya, dengan masuknya Starlink ke Indonesia bisa menjadi pesaing bagi PT Telkom, khususnya untuk peningkatan kualitas layanan akses internet,” ujar Huda kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Ekonomi Kita Dipuji Jerman
Ia menuturkan, selama ini Telkom memiliki infrastruktur yang kuat dan menguasai jaringan telepon nasional. Sehingga Telkom menguasai pasar broadband internet melalui Indihome, dengan pangsa pasar mencapai 80 persen lebih.
Di saat yang bersamaan, sejumlah operator perusahaan internet broadband swasta juga telah hadir di Indonesia.
Dengan terus bertambahnya operator layanan internet, diharapkannya, dapat menciptakan persaingan usaha yang kian sehat di Tanah Air.
Baca juga : Penonaktifan NIK Warga Jangan Sembrono Dong
Namun Nailul mendorong Pemerintah agar menerapkan kebijakan yang adil untuk semua operator.
“Dan bagaimana Pemerintah menjaga perlindungan data pribadi masyarakat,” katanya.
Ia melihat, Starlink yang basisnya adalah satelit, mampu menjangkau daerah pelosok, dengan daerah kepulauan seperti Indonesia.
Baca juga : Duel Hidup Mati Garuda Muda
Terpisah, Direktur Wholesale & International Service Telkom Bogi Witjaksono mengungkapkan, pihaknya tidak takut kalah saing dengan kehadiran Starlink. Sebab, segmen pasarnya bakal berbeda. Karena itu, pihaknya menyambut baik kehadiran pemain baru dalam bisnis internet di Indonesia.
“Untuk Starlink, kami tidak khawatir karena memang value-nya berbeda dengan seluler maupun IndiHome,” ujar Bogi dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.