Dark/Light Mode

Tumbuh 5,11 Persen

Ekonomi Kita Dipuji Jerman

Rabu, 8 Mei 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Wakil Kanselir dan Menteri Ekonomi dan Aksi Iklim Republik Federal Jerman Robert Habeck, melakukan pertemuan bilateral di Berlin, Jerman, Senin (6/5/2024). Foto: DOK KEMENKO PEREKONOMIAN
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Wakil Kanselir dan Menteri Ekonomi dan Aksi Iklim Republik Federal Jerman Robert Habeck, melakukan pertemuan bilateral di Berlin, Jerman, Senin (6/5/2024). Foto: DOK KEMENKO PEREKONOMIAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi ekonomi Indonesia yang terus tumbuh positif mendapat perhatian dunia. Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11 persen pada triwulan I-2024.

Hal itu disampaikan Habeck yang juga Menteri Ekonomi dan Aksi Iklim Republik Federal Jer­man, saat menerima kunjungan bilateral Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Berlin, Jerman, Senin (6/5/2024).

Pertemuan antara dua negara ekonomi terbesar di Kawasan ASEAN dan Eropa tersebut membahas berbagai kerja sama di bidang industri, perdagangan dan investasi, energi, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga : Penonaktifan NIK Warga Jangan Sembrono Dong

Airlangga dalam sambutan­nya mengatakan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen (year on year/yoy) pada triwulan I-2024, merupakan yang tertinggi sejak tahun 2015.

Solidnya pertumbuhan ekono­mi di triwulan I juga dikonfirmasi oleh berbagai lembaga rating, yang memberikan asesmen positif bahwa ketahanan ekonomi Indo­nesia tetap terjaga, serta didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil.

Capaian pertumbuhan ekono­mi nasional tersebut juga se­makin berkualitas. Hal ini tercer­min dari data ketenagakerjaan per Februari 2024.

Baca juga : Duel Hidup Mati Garuda Muda

“Jika dibandingkan Febru­ari 2023, jumlah penduduk yang bekerja bertambah 3,55 juta orang menjadi 142,18 juta orang. Sedangkan jumlah pengangguran berkurang 0,79 juta orang menjadi 7,2 juta orang dibandingkan Februari 2023,” kata Airlangga.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadikan proporsi pekerja formal meningkat menjadi 40,83 persen atau lebih tinggi dari Feb­ruari 2023 (39,88 persen).

Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya pekerja dengan status buruh, karyawan atau pegawai yang tumbuh sebe­sar 2,66 persen (yoy).

Baca juga : Timberwolves Hajar Nuggets

Dari sektor pengeluaran, Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, tingginya realisasi berbagai belanja Pemerintah, terutama untuk belanja Pemilu telah mendorong konsumsi Pe­merintah tumbuh mencapai 19,9 persen (yoy).

“Hal itu juga tercermin dari Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) yang tumbuh hingga 24,29 persen (yoy). Ini disebabkan adanya kegiatan Pemilu,” terangnya.

Selain itu, konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) masih menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, meski di tengah net ekspor yang negatif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.