Sebelumnya
Ia menilai, tarif dari Starlink cukup tinggi. Hal ini berbeda dengan layanan Telkom.
“Starlink dari segi harga pun, kalau dilihat di website disparitasnya cukup lumayan. Sehingga ini value proporsinya berbeda dengan layanan kami,” katanya.
Sebagai informasi, masuknya investasi Starlink digadang-gadang dapat memperkuat sektor ekosistem digital di dalam negeri. Hal ini sekaligus meningkatkan keamanan siber (cyber security).
Baca juga : Ekonomi Kita Dipuji Jerman
Selain itu, lewat teknologi yang disediakan starlink, pelanggan akan mampu mengakses informasi yang lebih luas lagi.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerkan Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong mengatakan, masuknya Starlink sudah melalui kajian dan sisi ekonomis. Termasuk memperhitungkan kedatangan investor asing, apakah akan mengganggu atau menggerus operator lokal atau tidak.
Selain itu, satelit orbit bumi rendah itu telah melalui kajian dan penataan, sehingga kompetisi yang muncul bukan persaingan yang sempurna.
Baca juga : Penonaktifan NIK Warga Jangan Sembrono Dong
Artinya, lanjut Usman, jika persaingan ditata dengan baik, maka kepentingan dan pelayanan publik akan diutamakan.
“Menurut saya, kita nggak usah takut dengan kompetisi. Kalau nggak ada kompetisi itu repot. Itu artinya terjadi monopoli, kalau monopoli itu di zona aman, kita nggak berkembang dan nggak berubah,” kata Usman dalam acara Ngopi Bareng di Kementerian Kominfo, di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Ia pun menekankan, Pemerintah juga telah menata kompetisi pemain telekomunikasi, seiring masuknya Starlink yang akan diuji coba di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada pertengahan Mei ini.
Baca juga : Duel Hidup Mati Garuda Muda
“Jangan khawatir, karena Pemerintah akan menata persaingannya seperti apa, dan persaingan akan meningkatkan pelayanan publik,” tandasnya. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Rabu, 08 Mei 2024 dengan judul "Beda Segmen Pasar Telkom Tak Takut Kalah Saing Dengan Starlink"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.