BREAKING NEWS
 

Cetak SDM Unggul Berdaya Saing, Pupuk Kaltim Kembali Wisuda 30 Peserta Pendidikan Vokasi Industri

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Minggu, 9 Juni 2024 18:29 WIB
Pupuk Kaltim mengukuhkan 30 peserta program beasiswa pendidikan vokasi industri setara Diploma 1 untuk program studi Teknik Pengelasan. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengukuhkan 30 peserta program beasiswa pendidikan vokasi industri setara Diploma 1 untuk program studi Teknik Pengelasan.

Adapun, pengukuhan tanda kelulusan para peserta berlangsung di Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Selasa (28/5/2024).

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman mengatakan, program beasiswa pendidikan vokasi industri merupakan wujud sinergi perusahaan bersama Politeknik ATI (Akademi Teknologi Industri) Makassar dan BPSDMI (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri) Kementerian Perindustrian.

Dengan tujuan, mempersiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) andal dan terampil sesuai kebutuhan industri.

Khususnya, pengembangan kapasitas generasi muda di kawasan timur Indonesia agar memiliki keterampilan dan kompetensi untuk bersaing di pasar kerja.

Karenanya, para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Fakfak, Papua Barat, Ternate dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain memperoleh ijazah setara Diploma 1, kata Qomaruzzaman, seluruh peserta yang dinyatakan kompeten juga mendapat sertifikat profesi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan.

"Termasuk, Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," ujar Qomaruzzaman, melalui siaran pers, Minggu (9/6/2024).

Baca juga : SIM Keliling Depok Kamis 30 Mei, Hadir Di 2 Lokasi

Lebih lanjut ia menerangkan, pendidikan vokasi dilaksanakan dengan komposisi materi link and match dengan bekal teori hingga praktik dunia industri di Pupuk Kaltim.

Utamanya, bidang pengelasan peralatan pabrik sesuai program studi yang diambil. Dengan begitu, putra putri di kawasan timur Indonesia bisa memiliki kesempatan lebih luas untuk terjun langsung meningkatkan kapasitasnya sesuai kebutuhan industri.

Sehingga, ke depan dapat meningkatkan daya saing dengan bekal yang didapat selama pendidikan.

Qomaruzzaman menilai, pengembangan program pendidikan vokasi ini, sekaligus upaya Pupuk Kaltim mendukung transformasi bisnis perusahaan dalam menghadapi era Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA) yang diimplementasikan melalui pengembangan kapasitas masyarakat agar siap masuk dunia kerja.

Untuk itu, selain pendidikan setara Diploma 1, Pupuk Kaltim juga membuka program vokasi jenjang setara Diploma 3 pada program studi Teknik Proses Industri Petrokimia, bekerja sama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten.

"Saat ini, peserta yang mengikuti program tersebut telah memasuki semester 2 dan akan selesai pada 2026, sesuai masa pendidikan selama enam semester," terang Oomaruzzaman.

Pihaknya berkomitmen, akan terus mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, melalui pengembangan kapasitas keilmuan dengan memberikan kesempatan belajar langsung di tataran profesional.

Adsense

Hal ini selaras dengan semangat perusahaan, untuk berperan sebagai agen pembangunan melalui peningkatan daya saing masyarakat agar siap masuk dunia kerja. Oleh karena itu, pendidikan vokasi Pupuk Kaltim disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Baca juga : INKUD Gandeng Perusahaan Cina Kembangkan Pabrik Susu Dan Penggilingan Beras Di Indonesia

"Sehingga, peluang terserap di pasar kerja pun lebih terbuka seiring kemampuan yang telah dibekali selama masa studi," katanya.

Ia mengimbau, para peserta pendidikan vokasi dapat mengimplementasikan dengan baik ilmu yang didapat, sebagai nilai tambah dalam meningkatkan daya saing di pasar kerja.

Yakni, baik secara keahlian, maupun budaya kerja yang ditanamkan selama proses pendidikan di Pupuk Kaltim, sehingga peluang kerja yang lebih luas mampu terserap seiring kapasitas yang dimiliki masing-masing lulusan. Terlebih, di era yang kian kompetitif, sumber daya manusia adaptif dan terampil sangat dibutuhkan.

"Dengan penguasaan soft skills yang didukung kompetensi mumpuni pada spesifikasi bidang tertentu," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan Pupuk Kaltim untuk pelaksanaan program pendidikan vokasi yang kedua kalinya di Politeknik ATI Makassar.

Sebelumnya, juga menyasar para peserta dari timur Indonesia, dengan program studi Teknik Pengelasan serta Teknik Listrik dan Instalasi dengan total 25 orang.

"Tahun ini, 30 peserta yang telah menempa ilmu selama masa pendidikan juga dinyatakan lulus, dengan kompetensi dan nilai sangat memuaskan," ungkap Basri.

Menurut Basri, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah persaingan yang semakin kompetitif, memerlukan SDM andal dan profesional agar mampu bersaing di dunia kerja.

Baca juga : Tekan MoU, Unas Gandeng Pemprov Kaltim Tingkatkan Pendidikan dan Praktik

Karenanya, bekal pendidikan ini menjadi salah satu upaya mendukung daya saing masyarakat, sehingga mampu terserap sesuai kebutuhan industri.

"Semoga, kerja sama ini bisa terus berlanjut untuk program studi yang relevan dengan bidang kami," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian Masrokhan menambahkan, pihaknya terus memprioritaskan program pengembangan SDM di bidang industri yang kompeten dan berdaya saing global.

Hal ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Pupuk Kaltim yang menunjukkan komitmen serius untuk pengembangan kapasitas masyarakat agar siap terjun di dunia kerja.

"Kami harap, para wisudawan program vokasi industri Pupuk Kaltim dapat terus mengembangkan potensi dan mengasah keterampilan, agar makin berdampak terhadap penguatan kapasitas SDM di wilayah timur Indonesia," harapnya.

Mewakili peserta, Hamdan Sakir Musaad dari Kabupaten Fakfak Papua Barat, mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan sesuai kebutuhan industri, utamanya di bidang Teknik Pengelasan.

Menurut Hamdan, selama pendidikan para peserta dibimbing dengan praktik langsung dunia industri dan diarahkan mampu menguasai keterampilan secara efektif, sehingga dapat menjadi bekal untuk bersaing di pasar kerja.

"Semoga program ini terus berlanjut dan kapasitas SDM dari wilayah timur semakin berdaya saing untuk membuka peluang yang lebih luas di dunia kerja," ujar Hamdan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense