BREAKING NEWS
 

Target Investasi Naik Rp 1.850 T

Heran Anggaran Turun Tajam, Bahlil Minta DPR Panggil Menkeu Dan Kepala Bappenas

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 11 Juni 2024 20:36 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Raker Bersama Komisi VI DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2024). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta DPR memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, untuk menjelaskan turunnya pagu anggaran tahun 2025 sebesar 44,53 persen, dari Rp 1.229,30 triliun menjadi Rp 681,88 miliar. Padahal, target investasinya naik, dari Rp 1.650 triliun menjadi Rp 1.850 triliun.

Bahlil mengaku tak bisa memahami hal ini. Dia pun memaparkan riwayat kenaikan pagu anggaran pada tahun sebelumnya, yang seirama dengan kenaikan target investasi.

 

Baca juga : Eks Pejabat Bea Cukai Geleng-geleng Kepala


Tahun 2023, pagu anggaran mencapai Rp 1.128,61 triliun dengan target investasi Rp 1.099,8 triliun. Tahun 2024, target investasi meningkat jadi Rp 1.650 triliun. Dan pagu anggarannya, naik menjadi Rp 1.229,30 triliun.

Tapi di tahun 2025, ketika target investasi naik menjadi Rp 1.850 triliun, anggarannya cuma Rp 681,88 miliar.

Adsense

“Ini membuat saya bingung. Saya sejak kecil sudah berdagang, pernah menjadi pengusaha dan pernah menjadi Ketua Umum HIPMI. Tapi, belum pernah menemukan teori ini. Ini teori baru,” papar Bahlil dalam Raker Bersama Komisi VI DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2024).

Baca juga : Pengamat Minta Anies Dan Ganjar Belajar Kepada Prabowo

“Dan saya minta pimpinan, tolong panggil Ibu Menteri Keuangan dan Menteri Bappenas untuk menjelaskan hal ini,” tegas menteri kelahiran Banda, 7 Agustus 1976.

Menurutnya, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang dibuat Bappenas dan Menteri Keuangan sebesar Rp 1.850 triliun itu tidak inheren bergaris lurus dengan anggaran yang diberikan.

"Nggak apa-apa, biar media tahu. Jadi, saya menyarankan pimpinan lewat rapat yang terhormat ini, karena Bapak-Bapak mewakili rakyat, kita revisi saja RKP-nya dari Rp 1.850 triliun menjadi Rp 800 triliun. Itu rasionalisasi yang saya buat dengan tim saya,” beber Bahlil.

Baca juga : Rapor Investasi Kinclong Terus, Bahlil Minta MenPAN-RB Tambahin Tukin Anak Buah

Bahlil mengaku tak ingin membuat timnya menjadi kambing hitam di rapat pertanggungjawaban dengan DPR kelak. Dikasih beban, tapi nggak dikasih fasilitas. Begitu dia mengistilahkan.

“Kalau saya kan Insya Allah kalau umur panjang, sampai Oktober selesai. Tapi mereka kan lanjut, gitu lho. Jadi, saya tidak ingin meninggalkan legacy yang kurang bagus untuk tim saya," tutur Bahlil.

"Ini bisa menjadi notulensi. Tahun 2024-2025, ketika kalian meminta pertanggungjawaban kepada tim saya, jangan meminta Rp 1.850 triliun untuk realisasi investasi. Jadi, Rp 800 triliun saja pimpinan," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense