BREAKING NEWS
 

Gandeng Aspekpir, BPDPKS Kembangkan Bisnis Kerajinan Berbasis Lidi Sawit

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 28 Juni 2024 18:44 WIB
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Aspekpir Indonesia mengembangkan industri kerajinan berbasis lidi sawit. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia mengembangkan industri kerajinan berbasis lidi sawit dengan menggelar workshop Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UKMK) Berbasis Kelapa Sawit di Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 orang peserta dari utusan koperasi-koperasi dan kelompok tani kelapa sawit aktif.

Bendahara Umum Aspekpir Indonesia Sutoyo menjelaskan, komoditas lidi sawit dan berbagai limbah kelapa sawit lainnya sangat potensial untuk digarap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan oleh para petani sawit.

Untuk menunjang semua itu, Sutoyo meminta agar para petani sawit, khususnya yang tergerak mengelola lidi sawit, berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda).

"Berkoordinasilah dengan Pemda agar usaha lidi sawit kita mendapatkan pembinaan. Selain itu, juga banyak hal yang bisa kita peroleh bila menjalin komunikasi dengan Pemda," kata Sutoyo dalam keterangan resminya, Jumat (28/6/2024).

Baca juga : Gandeng Dompet Dhuafa, AlloFreshSediakan Hewan Kurban Berkualitas

Senior Analis Divisi UKMK BPDPKS Anwar Sadat mengtakan, sasaran strategis BPDPKS perbaikan kesejahteraan petani, stabilisasi harga CPO dan memperkuat industri hilir.

Dalam upaya perbaikan kesejahteraan petani, kata Anwar, kegiatan yang dilaksanakan ini mencakup perbaikan dukungan untuk pekebun sawit rakyat melalui peningkatan ketepatan sasaran strategis, perbaikan rantai pasok, dan peningkatan daya saing pekebun rakyat, serta penyediaan layanan informasi kepada pekebun sawit rakyat.

Menurut Anwar, dalam menjaga stabilisasi harga CPO, program yang disusun berupa konsolidasi data luas lahan dan produksi sawit.Percepatan penyerapan sawit domestik dan perluasan pasar ekspor baru.

"Untuk memperkuat industri hilir, program yang disiapkan adalah optimalisasi penerimaan dana sawit. Dukungan program konversi sawit untuk green fuel serta mendorong investasi pada sektor oleokimia," jelasnya.

Adsense

Bupati Asahan Surya mengatakan, Pemkab Asahan memberikan dorongan kepada setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit di Asahan agar membentuk ikatan kerja sama dengan para petani sawit untuk meningkatkan kapasitas pengolahan limbah lidi sawit.

Baca juga : PHE Kembangkan Bisnis Carbon Capture Storage

"Hal ini merupakan upaya dan komitmen Pemkab Asahan dalam meningkatkan kesejahteraan para petani sawit," katanya.

 Surya mengapresiasi lokakarya yang digelar Aspekpir Indonesia yang didukung oleh BPDPKS karena akan membuka pikiran, wawasan, dan kreativitas dalam mengolah limbah lidi sawit.

"Petani akan mendapatkan penghasilan, bukan hanya dari penjualan tandan buah segar (TBS), tetapi juga dari hasil produk samping seperti lidi sawit," ucapnya.

Selain itu, keberadaan UMKM sawit akan mampu menyerap banyak tenaga kerja serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Asahan memiliki perkebunan sawit yang dikelola rakyat dan perusahaan. Lahan sawit rakyat diketahui seluas 75.627,92 hektar (ha)," ungkapnya.

Baca juga : Wamenkes: Pangan Yang Sehat Dan Aman Bisa Cegah Berbagai Penyakit

Pada kegiatan tersebut, peserta juga diajak untuk melakukan praktek pembuatan kerajinan berbasis lidi sawit berupa pembuatan name tag dari lidi sawit dan pembuatan sandal lidi sawit dengan instruktur Febri Yunarta dan Tim dari rumah produksi kerajinan Cambiacraft.

Selain itu, juga diperlihatkan praktik pembuatan kerajinan piringan lidi sawit. Produk-produk lidi sawit tersebut juga dipamerkan kepada peserta yang hadir.

Salah satu narasumber yang juga hadir Natassa Kusumawardany selaku Direktur Utama PT Wardani Agro Utama memperkenalkan salah satu teknologi penyerut lidi sawit dengan produksi hingga 30 kg per jam yang dapat diaplikasikan untuk mempercepat produksi lidi sawit.

Natassa juga sangat membuka kesempatan kepada petani sawit plasma anggota Aspekpir Indonesia untuk bekerja sama dalam mewujudkan ekspor lidi sawit melalui pembeli-pembeli yang sudah bekerja sama dengan pihaknya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense