BREAKING NEWS
 

Diminta Terlibat Di Satgas, Hipmi Dukung Upaya Mendag Berantas Impor Ilegal

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 10 Juli 2024 15:23 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Diminta Terlibat Di Satgas, Hipmi Dukung Upaya Mendag Berantas Impor Ilegal Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari diminta oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan untuk terlibat dalam Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Impor Ilegal.

Menurut Akbar, instrumen ini bisa menjadi salah satu solusi persoalan banjirnya produk impor.

Akbar mendapat undangan dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Selasa (9/7/2024).

Keduanya bertemu di ruangan Zulhas, membahas persoalan banjirnya produk impor di Tanah Air.

Baca juga : 2 Konfederasi Buruh Dukung Kominfo Berantas Judi Online

Khususnya, yang mengakibatkan PHK massal di industri Tekstil dan Produk Tekstik (TPT).

Dari pembicaraan tersebut, Akbar diberitahu Zulhas bahwa terjadi perbedaan data. Baik yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data yang dicatat negara pengekspor.

Beberapa komoditas yang mencuat dari perbedaan data tersebut di antaranya alas kaki dan pakaian jadi.

Adsense

"Kemarin, saya bertemu dengan Mendag. Kami diminta terlibat dalam Satgas yang dibentuk Mendag untuk memberantas impor ilegal. Tentu kami mendukung apa yang diupayakan pemerintah dalam melindungi industri dalam negeri," ujar Akbar dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Baca juga : KPK Diminta Dalami Biaya Demurrage Rp 350 Miliar Beras Impor

Ia sudah menduga, pemerintah pasti akan bertindak ketika mengetahui kondisi yang tidak menguntungkan industri di Tanah Air.

Tinggal bagaimana eksekusi Satgas Pemberantasan Impor Ilegal diterapkan.

Menurut Akbar, satgas yang diinisiasi Kementerian Perdagangan ini harus diisi sejumlah pihak terkait. Selain dunia usaha, mungkin harus diisi kementerian lain.

Di antaranya Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Keuangan.

Baca juga : Regal Springs Jalin Kerja Sama dengan IPB, Dukung Budidaya Perikanan Terpadu

"Ini persoalan kompleks. Jadi Satgas Pemberantasan Ilegal Impor ini harus diisi berbagai unsur. Hipmi tentu akan berada di garda terdepan, bersinergi, untuk melindungi industri di dalam negeri," janji Akbar.

Ia menegaskan, sejak didirikan di Jakarta 10 Juni 1972, Hipmi merupakan wadah bagi seluruh pengusaha muda di Indonesia.

Bahkan salah satu visi dan misinya adalah memajukan perekonomian bangsa dan terus melahirkan jumlah pengusaha di Indonesia.

"Sehingga, ketika terjadi kondisi yang mengancam industri di dalam negeri kami akan turun tangan. Sebab salah satu tujuan Hipmi adalah menjadi tuan di negeri sendiri," pungkas Akbar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense