Sebelumnya
Unit baru dari Green Refinery Cilacap ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur, termasuk Palm Oil Treater, Faractionator, dan fasilitas Offsite.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Green Refinery Cilacap memiliki peran besar dalam energi transisi di Indonesia, sejalan dengan produk ramah lingkungan yang akan diproduksinya.
Baca juga : Luhut Cari Cara Tekan Harga Tiket Pesawat
“Proyek green refinery ini akan berdampak positif mendukung program bauran energi Pemerintah, serta tercapainya pengurangan emisi menuju Net Zero Emission (NZE),” jelas Fadjar.
KPI merupakan anak perusahaan Pertamina, yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance).
Baca juga : Siap-siap, Usia Kendaraan Di Jakarta Bakal Dibatasi
KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC), dan berkomitmen pada 10 Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC, dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.
Hermansyah melanjutkan, KPI akan terus menjalankan bisnisnya secara profesional untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan kilang minyak dan petrokimia berkelas dunia, berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial.
Baca juga : Tiga Singa Siap Tampil Beringas
“Serta memiliki tata kelola perusahaan yang baik,” tukas Hermansyah. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 12 Juli 2024 dengan judul "Dukung Pemerintah Capai Target EBT 2025, KPI Tancap Gas Proyek Green Refinery Cilacap"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.