Dark/Light Mode

Cuma Koar-koar Dukung Ukraina

Nggak Membela Gaza, NATO Standar Ganda

Jumat, 12 Juli 2024 06:20 WIB
Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez (kiri) bertemu PM Norwegia Jonas Gahr Store diKonferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Washington DC, Amerika Serikat. Spanyol dan Norwegia telah mengambil langkah bersejarah menuju perdamaian dan keadilan dengan pengakuan Negara Palestina. Foto: X sanchezcastejon
Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez (kiri) bertemu PM Norwegia Jonas Gahr Store diKonferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Washington DC, Amerika Serikat. Spanyol dan Norwegia telah mengambil langkah bersejarah menuju perdamaian dan keadilan dengan pengakuan Negara Palestina. Foto: X sanchezcastejon

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dianggap menerapkan standar ganda oleh anggotanya sendiri dalam menghadapi agresi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina. Sebab, sikap NATO berbeda jauh dalam mengatasi perang di Ukraina.

Perang di Ukraina menjadi sorotan utama di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO. KTT NATO diselenggarakan di Washington, Amerika Serikat (AS) pada 9 hingga 11 Juli 2024. Dilansir Al-Jazeera, para pemimpin NATO berjanji untuk memberikan Ukraina bantuan militer senilai 43 miliar dollar AS (sekitar Rp 696,6 triliun).

AS, Belanda dan Denmark bakal mengirimkan jet tempur F-16 pertama dari NATO untuk Ukraina. Jet-jet itu siap beroperasi musim panas ini.

Baca juga : Hakim Perintahkan KPK Balikin Duit Anak Buah SYL

Bantuan ini bakal diberikan tahun depan, guna memperkuat pertahanan Ukraina dari se­rangan Rusia. Janji tersebut disertakan dalam pernyataan terakhir setelah pertemuan pun­cak NATO di Washington DC, Rabu (10/7/2024).

Kiev makin dekat menjadi anggota NATO. Namun, NATO menegaskan bahwa hal itu hanya akan terjadi setelah perangnya dengan Rusia berakhir. Kiev juga harus memenuhi seluruh persyaratan NATO.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengucapkan teri­ma kasih atas semua dukungan. Se­bab, negaranya baru saja mendapat­kan serangan yang mematikan dari Moskow pada Senin (8/7/2024). Zelenskyy mengatakan, sekitar 37 orang tewas akibat serangan tersebut, termasuk 3 anak-anak.

Baca juga : Bamsoet Dorong Koperasi Kembali Jadi Soko Guru Perekonomian Nasional

Sikap NATO mengatasi perang di Ukraina berbeda jika dibanding­kan dengan perang di Gaza.

Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez, dalam KTT, mengecam negara-negara Barat bersikap standar ganda dalam menangani agresi brutal Israel ke Jalur Gaza, Palestina selama sem­bilan bulan terakhir.

Dalam pidatonya, Sanchez mendesak negara Barat untuk me­nolak sikap standar ganda dalam merespons tragedi kemanusiaan yang telah menewaskan lebih dari 38 ribu warga Palestina ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.