BREAKING NEWS
 

Selektif Dan Prudent Salurkan Kredit

Cetak Laba Rp 29,90 T BRI Semakin Menyala

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 26 Juli 2024 07:00 WIB
Direktur Utama BRI, Sunarso dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Keuangan BRI Triwulan II-2024 yang digelar secara virtual pada Kamis, (25/7/2024).

 Sebelumnya 
Sekadar informasi, OJK telah menghentikan program restruk­turisasi kredit terdampak Co­vid-19 pada Maret 2024.

Menurutnya, kesiapan bank dalam menghadapi berbagai ske­nario kebijakan restrukturisasi kredit, menunjukkan kemam­puan adaptasi BRI.

“Khususnya terhadap pe­rubahan kondisi ekonomi dan regulasi,” tutur Sunarso.

Sunarso kemudian melanjut­kan paparan kinerja, yakni dari sisi pendanaan, DPK BRI tercatat tumbuh 11,61 persen yoy men­jadi sebesar Rp 1.389,66 triliun.

Dana giro dan tabungan (Cur­rent Account Saving Account/CASA) tumbuh 7,66 persen yoy menjadi Rp 877,90 triliun. Dana murah masih mendominasi struktur DPK BRI, dengan porsi CASA mencapai 63,17 persen dari total DPK BRI.

Baca juga : APBD Cukup Untuk Bayar Upah 4.127 Guru Honorer

Dia optimistis kinerja BRI pada paruh kedua tahun 2024, akan tetap mengkilap. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi likuiditas dan permodalan BRI yang me­madai, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank sebesar 86,59 persen, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 25,13 persen.

“Dengan kondisi likuiditas dan permodalan yang memadai, ke depan BRI masih memiliki ruang tumbuh lebih baik,” katanya.

Keamanan Data Nasabah

Tak hanya kinerja interme­diasi yang melesat, hingga akhir Juni 2024, super apps BRImo telah digunakan oleh lebih dari 35,2 juta user dan berhasil men­catatkan 2,01 miliar transaksi finansial, dengan volume transaksi mencapai Rp 2.574 triliun atau tumbuh 35,81 persen yoy.

“Perseroan terus memperkuat ekosistem BRImo sebagai salah satu strategi transformasi digital, untuk memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam bertransaksi,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Digital and Teknologi Informasi BRI Arga M Nu­graha mengatakan, di tengah meningkatnya ancaman cyber attack, seperti yang terjadi pada PDN (Pusat Data Nasional), ada beberapa langkah yang telah dilakukan perseroan dalam men­jaga keamanan data nasabah.

Baca juga : Tim Ayam Jantan Patok The Yanks

“Pertama, BRI telah melaku­kan perencanaan yang menjadi bagian meningkatkan cyber security yang lengkap dan mum­puni,” tegasnya.

Kedua, melakukan audit dan assessment setiap ada pengembangan dan produk baru yang akan diluncurkan. BRI menggandeng pihak ketiga yang independen.

Ketiga, menerapakan program awareness dan pelatihan dari sisi human factor. Peningkatan kapabilitas para SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kami juga lakukan dengan nasabah untuk mengingatkan terkait praktik bertransaksi yang aman agar tak dimanfaat­kan hacker dan penipu,” jelasnya.

Keempat, BRI menyiapkan CSIRT (Computer Security Inci­dent Response Team) yang dileng­kapi dengan tool dan knowledge yang terus ditingkatkan.

Baca juga : Ratu Tanah Liat Incar Emas

“Meski tak ada sistem kebal cyber, komitmen kami senan­tiasa meningkatkan security cyber, keamanan data nasabah,” tutu Arga. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 26 Juli 2024 dengan judul "Selektif Dan Prudent Salurkan Kredit, Cetak Laba Rp 29,90 T BRI Semakin Menyala"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense