Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Petenis putri nomor satu dunia, Iga Swiatek, bersiap-siap menghadapi lawan di Olimpiade Paris 2024. Petenis berjuluk ‘Ratu Tanah Liat’ ini mengincar medali emas di pesta olahraga terbesar dunia itu.
Diketahui, Iga Swistek telah memenangi empat gelar Grand Slam French Open yang digelar di lapangan tanah liat. Kini, dia kembali mengincar gelar di lapangan tanah liat Roland Garros, Paris, di ajang Olimpiade Paris 2024.
Swiatek selalu tampil dominan di Roland Garros. Dia memenangi empat dari lima turnamen terakhir. Petenis asal Polandia ini juga tidak terkalahkan sejak terakhir kali kalah dari petenis Yunani Maria Sakkari pada 2021.
Kini, dia berupaya melangkah lebih jauh di ajang Olimpiade. Swiatek yang sebelumnya tampil di Tokyo, harus kalah di babak-babak awal. Di Negeri Sakura itu, Swiatek kalah dari Paula Badosa di babak ke-2.
Baca juga : Raja Solo Masih Malu-malu
Jelang Paris 2024, Swiatek sudah mempersiapkan diri. Bahkan, cukup panjang. Setelah dia tersingkir lebih awal di Grand Slam Wimbledon. Kekalahan yang sekaligus membuat rekor 21 kemenangan beruntunnya terhenti.
“Saya mengambil pelajaran dan istirahat lebih banyak,” kata Swiatek dilansir Kantor Berita Prancis, Agence France Presse, Kamis (25/7/2024).
Dia mengaku, meski secara keseluruhan tidak tampil cukup baik musim ini, dia merasa pantas berjuang untuk medali emas. Hanya saja, dia harus melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi.
“Karena saya tidak akan bisa menjalani seluruh musim dengan bermain bagus,” ujar petenis 23 tahun itu.
Baca juga : Retno Ngajak ASEAN Stop Genosida Di Gaza
Kepiawaiannya di lapangan tanah terhitung luar biasa. Seperti yang dilakukannya pada 2020. Saat dia pertama kali memenangi French Open. Saat itu, dia juara tanpa kehilangan satu set pun.
Kehebatannya di tanah liat bukan cuma ditunjukkan di Roland Garros. Dia bahkan menjuarai dua turnamen yang kerap dijadikan ajang pemanasan menuju Roland Garros, Madrid dan Roma Open. Satu-satunya petenis putri yang melakukannya di musim yang sama adalah Serena Williams.
Swiatek diketahui memiliki darah atlet yang cukup kental dalam tubuhnya. Itu berasal dari ayahnya, Tomasz Swiatek. Sang ayah mewakili Polandia di cabang olahraga dayung di Olimpiade 1988 di Seoul.
Pelatih pertama Swiatek Artur Szostaczko mengungkapkan, saat masih di awal-awal latihan, Swiatek tidak pernah mengalami kesulitan memukul bola. Dia bilang, Swiatek adalah seorang petarung.
Baca juga : KPK Geledah Rumah Anggota DPR Di Pondok Indah Dan Depok
“Iga tidak akan menyerah di bawah tekanan,” ucap Szostaczko.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 26 Juli 2024 dengan judul Olimpiade Paris 2024, Ratu Tanah Liat Incar Emas
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya