BREAKING NEWS
 

Tak Ingin Kadin Pecah, Bahlil Satukan Arsjad Dan Anin

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 28 September 2024 08:10 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mempertemukan dua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang selama ini berseteru yaitu Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie. Momen tersebut diunggah Bahlil di akun Instagram melangkahdaritimur. id, Jumat (27/9/2024). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Usai mendengar pernyataan kedua orang tersebut, Bahlil memastikan, Arsjad dan Anin sahabat baik. Hanya saja ada segelintir pihak yang memanfaatkan momentum ini.

“Mereka berdua ini, sahabat sebenarnya, cuma ada yang ‘tukang goreng’. Tapi saya yakinlah mereka berdua ini dewasa untuk kebaikan Kadin, rakyat, bangsa, dan negara. Oke,” tegas Bahlil.

Bahlil memastikan, keduanya telah berdamai. “Hari ini Jumat, saya jadi juru untuk jumatan bareng,” seloroh mantan menteri investasi ini.

Di akhir kesempatan itu, Bahlil mengajak, Arsjad dan Anin tos. “Kadin satu, nggak boleh dua. Setuju nggak?” tanya Bahlil. “Setuju. Kadin jaya,” teriak Arsjad dan Anin, barengan.

Baca juga : Survei Pilgub Jakarta, Satu Putaran Masih Khayalan

Rakyat Merdeka mencoba konfirmasi hasil pertemuan Bahlil, Arsjad dan Anin kepada Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anggawira, yang menjadi salah satu saksi pertemuan itu. Menurut dia, kedua belah pihak mengamini bahwa persoalan Kadin diselesaikan secara internal.

Lalu apakah akan digelar munas bersama Kadin? Anggawira mengamini. “Kemungkinan setelah pelantikan presiden,” ujar Anggawira.

Saat ditanya siapa yang menjadi ketua saat ini? Anggawira mengatakan, saat ini yang penting damai dulu. Apalagi, kata dia, ini baru pertemuan pertama.

Lantas, apakah perdamaian ini karena ada permintaan dari Presiden terpilih Prabowo Subianto? Anggawira hanya menyebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu ingin Kadin tidak tercerai berai, dan membantu pemerintahan selanjutnya.

Baca juga : Putusan MK Gagalkan Skenario Ratusan Kotak Kosong Pilkada

“Prabowo ingin semuanya bersatu, dan kolaboratif. Apalagi pemerintah butuh kerja sama dengan Kadin untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Arsjad sempat berhadap-hadapan pasca Anin terpilih lewat Munaslub Kadin di St Regis Jakarta, Sabtu (12/9/2024). Arsjad menganggap munaslub catat hukum karena melanggar AD/ART.

Arsjad bahkan sempat bersurat kepada Presiden Joko Widodo. Namun, Jokowi memastikan tidak cawe-cawe urusan Kadin, dan meminta persoalan ini diselesaikan secara internal organisasi.

Melihat aksi Bahlil ini, netizen pun memberi apresiasi. “Berani bertemu, bicara, dan bersepakat untuk menemukan titik kebaikan bersama adalah kekuatan. Itu keren!” puji @anasurbaningrum. “Gile Pak Bahlil mendamaikan,” cetus @fajarnugros, seakan tak percaya.

Baca juga : Top, Barantin Sukses Lakukan Reformasi Layanan Karantina

“Kadin akur dan peran Bahlil luar biasa,” kata @kopipolitik1. “Mucho rispek Kanda Bahlil bisa damain dualisme Kadin. Kelas itu barang,” ucap @SamaliBoi. “Bahlil bukan sembarang Bahlil,” sahut @umar_bassam.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 28 September 2024 dengan judul Tak Ingin Kadin Pecah, Bahlil Satukan Arsjad Dan Anin

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense