BREAKING NEWS
 

Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi, KCIC Tak Pernah Jual Beli Saham

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 5 Oktober 2024 12:16 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok investasi. (Foto: KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok investasi, yang mengatasnamakan perusahaan tersebut.

Sebelumnya, beredar postingan media sosial yang menampilkan foto kereta cepat Whoosh, yang disandingkan dengan penawaran harga saham.

Baca juga : 3 Harapan Penanggulangan Merokok Ke Pemerintah Baru

Terkait hal ini, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menegaskan, KCIC bukan merupakan perusahaan Tbk. Sehingga, dapat dipastikan informasi jual beli saham tersebut adalah penipuan.

Adsense

“Hingga saat ini, KCIC belum menerima laporan dari pihak manapun terkait adanya korban. Namun, KCIC mendapatkan banyak pertanyaan dari masyarakat soal kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut,” ujar Eva dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2024).

Baca juga : Promosikan Pembangunan Berkelanjutan, Jakarta Dukung Forum Pemerintah Kota Negara ASEAN

KCIC mengingatkan masyarakat, agar berhati-hati mencerna informasi yang berada di media sosial. Pastikan kebenaran info yang beredar melalui media sosial maupun situs resmi perusahaan.

Eva pun mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala bentuk informasi palsu, yang mengatasnamakan KCIC ke Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC di 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

Baca juga : Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan Baru

“Harapannya, imbauan ini bisa menjawab pertanyaan masyarakat. Imbauan ini sekaligus ajakan kerja sama dari KCIC, untuk memerangi penipuan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta cepat," pungkas Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense